Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) maupun Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan salah satu kegiatan kompetisi antar Qori’-Qori'ah dan para Hafidz-Hafidzah yang digelar secara rutin setiap tahunnya. Sudah puluhan tahun kegiatan ini dilaksanakan ditempat yang berbeda, baik di tingkat Provinsi maupun nasional.

Pada tahun ini, pelaksanaan STQ XXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat mempunyai keunikan tersendiri. Salah satu keunikan kegiatan kali ini adalah karena pusat kegiatan STQ ini terletak di salah satu Taman  Wisata Kabupaten Kayong Utara, yakni di pantai Pulau Datuk.

Keunikan itu juga terlihat ketika panitia menempatkan panggung utama STQ ini berbatasan langsung dengan lautan lepas, sehingga tiupan angin laut sangat terasa pada arena utama, tidak hanya itu kanan dan kiri arena utama terdapat pemandangan laut dan bukit yang sangat indah, sehingga suasana pelaksanan STQ tampak lebih indah dan terasa dingin dengan tiupan angin segar tesebut.

Selain menyaksikan penampilan peserta STQ di Arena Utama, pengunjung dan penonton juga dapat menyaksikan keindahan alam di sekeliling arena dengan menikmati aneka makanan dan minuman yang disediakan oleh penduduk setempat yang sudah puluhan tahun berdomisili di pinggir laut.

Pantauan JFU Subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Kalbar yang bertugas dari tanggal 7 Mei hingga saat ini  Rabu, (10/5), pelaksanaan rangkaian kegiatan STQ XXIV tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2017 berjalan dengan tertib aman dan lancar. Puncak kegiatan terlihat pada acara Pawai Ta’aruf dan acara seremoni pembukaan yang disaksikan ribuan pengunjung yang antusias memadati Area Wisata Pantai Pulau Datuk.

Keunikan lain juga dapat terlihat pada lokasi pelaksanaan Cabang lomba Hifdzil Qur’an Golongan 1 Juz dan 5 Juz Ma'attilawah yang dipusatkan di Masjid Agung Oesman Al-Khair, pasalnya Masjid ini berbeda dengan Masjid Agung lainnya yakni letak Bangunan Masjid yang berdiri diatas Pesisir Laut, sehingga ketika air pasang seolah-olah Masjid tersebut berada diatas Laut.

Tidak hanya itu, melalui sisi teras Masjid Oesman Al-Khair kita juga dapat menyaksikan keindahan panorama terbenamnya Matahari di ufuk Barat. Sehingga pemandangan tersebut tidak disia-siakan oleh para peserta  maupun penonton yang turut menyaksikan lomba STQ XXIV di Kayong Utara.  (Irwanto_Inmas)