Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diadakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ketapang berjalan lancar dan sukses. Pernyataan ini disampaikan Ketua PCNU KH. Jema’ie Makmur, Minggu (22/10) pada acara Pentas Seni Santri sebagai acara pamungkas seluruh kegiatan HSN Ketapang Tahun 2017 di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.

“Kesuksesan perayaan HSN tidak hanya sesuai rencana kegiatan yang diagendakan, namun di luar dugaan pula, antusiasme para santri dan masyarakat Ketapang untuk mensukseskan kegiatan HSN Tahun 2017 luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan tumpah ruahnya para santri dan masyarakat yang hadir pada setiap kegiatan HSN”. Kata Pengasuh PP. Hidayaturrahman Ketapang.

Menurut Jema’ie kegiatan HSN yang diadakan PCNU Ketapang adalah Istighotsah, Shalat Nariyah dan Pengajian Akbar, yang dilaksanakan pada hari Sabtu Malam (21/10) di Masjid Al-Ikhlas Ketapang. Kemudian pada esok harinya Diadakan Apel Akbar dengan melibatkan seluruh santri beserta para pengasuh ponpes, dan madrasah di Ketapang.

“Apel Akbar dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Ketapang setelah permohonan kita direstui Bupati. Mengingat Bupati berhalangan hadir sehingga pembina upacara diwakili Sekda Ketapang Drs. H. Mansyur, M.Si. sekaligus membacakan sambutan ketua umum PBNU. Hadir pula dari Perkopinda, kepala Kemenag Ketapang, seluruh pengurus dan banom NU,” tutur Jema’ie.

Usai Apel Akbar, pengurus langsung mengadakan Jiarah ke makam pendiri NU Ketapang, merka antara lain KH. Syarqawi yang beralamat di Kelurahan Tengah, KH. Adra’ie di Pendiri dan Pengasuh PP. Al Baitul Atieq Desa Padang, Kkemudian KH. Kholilurrahman dan KH. Abudullah Yasin di Sungai Kinjil Pesisir.

Menurutnya, dengan mengadakan peringatan HSN yang baru pertama kali diadakan di Ketapang ini, dia berharap kepada generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan para ulama dan santri dalam mendirikan dan memerdekakan bangsa ini. Adanya Resolusi Jihad ternyata mampu mengantarkan bangsa ini merdeka. Tanpa Resolusi Jihad tidak ada 10 Nopember.

Sebagai acara pamungkas, pada malam harinya diadakan Kirab Santri dan Pentas Seni Santri di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. Dengan melibatkan pondok pesantren dan lembaga pendidikan madrasah dan umum, acara Kirab Santri berjalan sukses dengan diikuti ribuan peserta dengan membawa obor.

Setelah Kirab Santri acara dilanjutkan dengan pagelaran Pentas Santri yang menampilkan gambus, hadrah, drama, puisi, pencak silat, dan lain-lainnya. “Mudahan-mudahan kegiatan HSN ditahun yang akan datang lebih meriah lagi. Terima kasih kepada Pemda, seluruh pengurus dan panitia, pengasuh ponpes atas dukungan dan partisipasinya,” pungkas Kiayi Jema’ie. (Syafi’ie)

Berita: