Kabupaten Sintang seakan mendapatkan kehormatan karena KH. Muammar Z.A datang dalam rangka pembukaan MTQ XXIII Sintang. KH. Muammar Z.A tidak hanya duduk sebagai tamu undangan namun juga hadir untuk membacakan ayat suci Al-Qur’an dalam pembukaan MTQ XXIII Sintang. Hal ini membawa hal positif bagi masyarakat Sintang dan bagi para peserta MTQ XXIII Sintang karena dapat belajar secara langsung dengan menyaksikan, mendengar dan memperhatikan bacaan Al-Qur’an dari Qori Indonesia yang telah diakui oleh dunia internasional ini.

KH. Muammar Zainal Asyikin lahir pada 14 Juni 1954 di daerah Pemalang Jawa Tengah. Terkenal dengan berbagai prestasinya dalam seni baca Al-Qur’an sejak dari kecil. Pada tahun 1967 beliau menjadi juara MTQ pada saat berumur 7 tahun. Dan pada tahun 1979 dan 1986 menjadi juara Qori’ tingkat Internasional. Keberhasilannya ini membuat beliau sering mendapat undangan dari berbagai belahan dunia untuk melantunkan bacaan Al-Qur’an.

Masyarakat Sintang tampak syahdu dalam damai ketika mendengar lantunan bacaan Al-Qur’an dari KH. Muammar Z.A dan mengucapkan kalimah “Allah” secara bersama ketika KH. Muammar Z.A setiap sampai pada tanda akhir ayat. Dalam acara MTQ XIII Sintang ini KH. Muammar Z.A membaca Al-Qur’an hingga 2 sesi. Hal ini dimaksudkan tidak lain agar masyarakat Sintang dan peserta MTQ XXIII dapat belajar cara membaca Al-Qur’an yang tidak hanya baik dan benar namun juga indah. Sesuai dengan perintah dalam agama Islam bahwa umat Islam harus belajar membaca Al-Qur’an dengan baikdan benar serta melantunkannya dengan indah. Karena Allah Subhanahu Wata’ala memang sangat menyukai keindahan bahkan ada semboyan dalam masyarakat Muslim Indonesia “Keindahan merupakan sebagaian daripada iman”.

Setelah membacakan Al-Qur’an di atas podium MTQ XXIII Sintang KH. Muammmar Z.A beserta istri menuju tribun kehormatan untuk duduk bersama dengan Bupati Sintang dr. H.Jarot Winarno beserta tamu undangan kehormatan lainnya untuk menyaksikan pagelaran pembukaan MTQ XXIII Kabupaten Sintang. @luthfi/humas

Berita: