Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H Ernan SAg MSi menghadiri acara Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penurunan Stunting, Percepatan Eliminasi Tuberculosis (TB), dan Peningkatan Cakupan dan Mutu Imunisasi di Kota Pontianak. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 5 April 2018 di Aula Rohana Muthalib Bappeda Kota Pontianak.

Terkait kegiatan tersebut, H Ernan yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/4/2018) menyampaikan bahwa rapat koordinasi dibuka oleh Kepala Bappeda Kota Pontianak, Ir Amirullah MA. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Penurunan Stunting, Percepatan Eliminasi TB Paru dan Peningkatan Cakupan dan Mutu Imunisasi dengan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, dr Sidiq Handanu Widoyono MKes.

Usai pemaparan Rencana Aksi Daerah, dilanjutkan dengan diskusi Penyusunan RAD. Dalam acara diskusi tersebut, antara lain dibahas terkait upaya penurunan stunting atau gangguan tumbuh kembang anak atau juga lebih dikenal dengan gizi buruk yang menjadi perhatian serius Pemkot Pontianak. Disamping itu, juga dibahas persoalan imunisasi yang masih ada pihak-pihak tertentu seperti beberapa Pondok Pesantren yang menolak para santrinya untuk diimunisasi dengan berbagai alasan.

Terkait masih adanya sejumlah Pondok pesantren yang menolak untuk para santrinya diimunisasi, Kemenag diminta untuk bisa berperan aktif ikut membantu memberikan penjelasan akan pentingnya imunisasi terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. Menanggapi hal tersebut, H Ernan meminta data pondok pesantren yang menolak para santrinya diimunisasi oleh dinas atau pihak terkait, untuk selanjutnya melakukan pendekatan dan memberikan penjelasan kepada pimpinan pondok pesantren tersebut. Acara diakhiri dengan Penyusunan Rancangan Nota Kesepakatan terkait RAD.   

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sedikitnya ada 12 Kepala Dinas/Kementerian di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Antara lain Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan umum dan Penataan Ruang, Kadis Perumahan dan Pemukiman, Kadis Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kadis Informasi dan Komunikasi, Kepala DP2KBP3A, Kadis Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Penanaman Modal dan Tenaga Kerja, serta Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Pontianak.

Selain itu, koordinasi juga dihadiri oleh Camat se Kota Pontianak, serta sejumlah organisasi wanita dan organisasi yang terkait dengan RAD. Antara lain Ketua TP PKK Kota Pontianak, Ketua GOW Kota Pontianak, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia, Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Ketua Ikatan Bidan Indonesia, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia, dan Sekretaris KPA Kota Pontianak.*(sumi/ptk)

Berita: