Kepala KUA Kembayan Eko Setyo Nugroho, SHI menjadi pembicara dalam kegiatan pekan tarhib Ramadhan di Kembayan Kamis (8/07). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Remaja Masjid Jamik Nurul Islam Kecamatan Kembayan bekerjasama bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Kembayan

Komandan Banser Kecamatan Kembayan, Yogi menyampaikan, peserta pekan tarhib Ramadhan ini di hadiri oleh anak-anak TK PAUD SD, SMP dan SMA, Ibu-Ibu pengajian dan BKMT se Kecamatan Kembayan. Dikatakan Yogi, kegiatan ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan suci ramdhan dan menyambung tali silaturrahmi sesama umat muslim di Kecamatan Kembayan.

“Akhir dari kegiatan ini di isi tausyiah oleh Kepala KUA Kecamatan Kembayan, Eko Setyo Nugroho,” katanya. Dikatakanya, dalam tausyiahnya, Eko mengajak para jamaah untuk mempertahankan tradisi yang telah ada, dan memperkuat amalan-amalan sehari-hari yang di kerjakan.

“Bagi seorang mukmin, baik laki-laki maupun perempuan wajib menjalankan ibadah puasa selama bulan ramadhan kecuali bagi mereka yang secara syariat diperbolehkan untuk tidak berpuasa, ” ujarnya.

Sebagai upaya menggapai Ramadan. yang barokah, maka dapat dimaksimalkan dengan berbagai amalan yang sudah dikerjakan oleh para ulama, baik secara munfarid maupun berjamaah.

Menjaga tradisi terdahulu yang baik serta mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik dalam mengerjakan amaliyah sehari-hari yang telah diajarkan oleh ulama sebagai pewaris nabi.

“Amaliyah tersebut diantaranya shalat tarawih berjamaah, tadarus, buka bersama, sahur bersama, shalat tahajud, shalat duha serta shalat rawatib dan lainnya. Mempelajari ilmu agama serta beraktifitas sebagai mana biasa dalam keadaan berpuasa akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat. Karena tidurnya orang berpuasa bernilai ibadah apalagi beraktifitasnya. Jangan sampai amalan puasa kita berkurang dikarenakan ucapan dan tingkah laku maksiyat walaupun tidak membatalkan puasa,” tuturnya.

Dalam akhir tausiyahnya, ia juga menyampaikan tentang pentingnya menjaga kerukunan, baik intern umat beragama, antar umat beragama serta antara umat beragama dengan pemerintah dalam bingkai NKRI.

“Semoga dengan ibadah puasa yang kita jalankan akan menjadikan keberkahan hidup di dunia dan akherat serta dapat menjadikan kita umat yang bertaqwa yang pada akhirnya akan mewujudkan islam rahmatan lil alamin,” pungkasnya. (Fathur_Sanggau)

Berita: