Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kemenag Kota Pontianak Drs H Ahmad Hanafi, MSi mengatakan bahwa Guru PAI harus memiliki lima kompetensi. Yakni kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, professional, dan kepemimpinan. Lima kompetensi tersebut juga menjadi salah satu kunci sukses menjadi guru agama. Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Hanafi saat memberikan pembinaan kepada Guru PAI SMP se Kota Pontianak.

Kegiatan yang digagas oleh Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP ini berlangsung pada Rabu (4/10/2017) di SMP Negeri 1 Pontianak. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala SMP Negeri 1 Pontianak Yuyun Yuniarti, SPd, MPd, Pengawas PAI SMP H Syafe’i SAg, Ketua MGMP PAI SMP Slamet SAg beserta pengurus, serta puluhan Guru PAI SMP Se Kota Pontianak.

Lebih lanjut Ahmad Hanafi mengatakan bahwa kompetensi pedagogik antara lain meliputi pemahaman guru terhadap karakteristik peserta didiknya dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Kompetensi kepribadian antara lain meliputi penampilan diri guru sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan bisa menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat di sekitarnya.

Kemudian kompetensi sosial antara lain guru harus memiliki sikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif berdasarkan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi. Serta harus memiliki sikap komunikatif dengan komunitas guru, warga sekolah dan warga masyarakat.

Selanjutnya Guru PAI harus memiliki kompetensi professional, antara lain penguasaan materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran pendidikan agama. Serta penguasaan standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran pendidikan agama.

Terakhir, Guru PAI harus memiliki kompetensi kepemimpinan yang antara lain meliputi kemampuan menjadi inovator, motivator, fasilitator, pembimbing dan konselor dalam pembudayaan pengamalan ajaran agama pada komunitas sekolah. Serta memiliki kemampuan menjaga,mengendalikan, dan mengarahkan pembudayaan pengamalan ajaran agama pada komunitas sekolah dan menjaga keharmonisan hubungan antar pemeluk agama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain harus memiliki lima kompetensi tersebut, Ahmad Hanafi yang juga merupakan alumnus Program Magister Ilmu Sosial Untan Pontianak ini juga mengingatkan agar Guru PAI Kota Pontianak hendaknya selalu menjaga hubungan baik dengan Kepala Sekolah, Pengawas dan Kemenag. Jika ada hal-hal yang perlu dikomunikasikan dan dikoordinasikan, jangan ragu dan sungkan untuk menemui mereka, ujar Hanafi mengakhiri pembinaannya.*(Sumi/Ptk)

Berita: