Menindaklanjuti hasil kegiatan reevaluasi aset BMN Kemenag Sanggau yang dilakukan oleh Kantor DJKN Pontianak  pada bulan Feburari yang lalu, Kakankemenag Sanggau Drs M Taufik mengumpulkan beberapa Kepala KUA. Dikumpulkannya 8 Kepala KUA ini adalah 8 KUA yang bermasalah dengan urusan BMN. Permasalahannya adalah 8 KUA ini bermasalah dengan sertifikat legalitas tanahnya

Bertempat di aula Kemenag Sanggau pada Kamis (08/03) muncul diskusi dan perdebatan yang ramai terkait dengan upaya sertifikasi tanah KUA ini. Masing-masing Kepala KUA, baik Meliau, Tayan Hilir, Mukok, Bonti, Balai, Toba, Kapuas dan Entikong. Misalnya KUA Entikong yang menyampaikan begitu rumitnya urusan tanah di perbatasan. 

Begitu juga dengan KUA Tayan yang sampai saat ini masih ada klaim dari ahli waris yang menghibahkan, Sedangkan KUA Bonti, MUkok, Balai dan Meliau menyatakan relatif tidak ada permasalahan dalam urusan sertifikasi tanah mereka. Mereka menjamin akan segera mengurusnya dan berkomunikasi dengan aparat pemerintah setempat.(fathur)

Berita: