Dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang handal, berkualitas tinggi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta menjadi pribadi yang mampu menegakkan keimanan dan ketakwaan (imtak) di masa datang, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui program Science and Technology Equity Program (STEP) tahun 1996 mendirikan SMU Insan Cendekia di Serpong dan Gorontalo yang diperuntukkan bagi lulusan madrsah Tsanawiyah/SMP di lingkungan pesantren. Pada tahun 2000 pengelolaan dilimpahkan oleh BPPT kepada Departemen Agama RI (kini Kementerian Agama RI). Melalui suart keputusan Menteri Agama RI nomor 490 tahun 2001, SMU Insan Cendekia diubah menjadi MAN Insan Cendekia.

MAN Insan Cendekia dikelola dengan sistem berasrama secara profesional oleh tenaga pendidik yang memilliki integritas, komitmen dan dedikasi yang tinggi untuk kemajuan dan kejayaan negeri Indonesia tercinta. Beberapa prestasi internasional yang di raih siswa MAN Insan Cendekia di antaranya adalah medali emas dalam International Physics Olympiade (IPHO) tahun 2000 di Bali. Pada ajang International Biology Olympiade (IBO) meraih medali perunggu tahun 2007 di Kanada dan tahun 2010 di Korea Selatan, medali perak tahun 2011 di Taiwan, serta medali perunggu tahun 2014 di Denmark. Sementara di kejuaraan International Olympiade Informatica (IOI) meraih perunggu tahun 2012, dan International Geography Olympiade (IGeO) medali perunggu tahun 2014 di Polandia, serta sejumlah prestasi skala nasional.

Di samping itu, lulusan MAN Insan Cendekia lebih dari 95% diterima di PTN terbaik di Indonesia (ITB, UI, UGM, UNPAD, IPB, ITS, UIN, dll) dan luar negeri (Jepang, Singapura, Jerman, Mesir, Malaysia, Korea Selatan, Australia, Saudi Arabia, USA, dan Rusia).

Untuk mendeseminasikan keunggulan MAN Insan Cendekia di lingkungan Kementerian Agama, sejak didirikannya hingga saat ini sudah berdiri 20 MAN Insan Cendekia yang tersebar di sejumlah provinsi, yaitu MAN IC Gorontalo, MAN IC Serpong - Banten, MAN IC Jambi, MAN IC Aceh Timur, MAN IC Kota Pekalongan - Jawa Tengah, MAN IC Siak - Riau, MAN IC Ogan Komering Ilir - Sumatera Selatan, MAN IC Bangka Tengah - Kep. Bangka Belitung, MAN IC Paser - Kalimantan Timur, MAN IC Padang Pariaman - Sumatera Barat, MAN IC Bengkulu Tengah - Bengkulu, MAN IC Kota Batam - Kepulauan Riau, MAN IC Tanah Laut - Kalimantan Selatan, MAN IC Sambas - Kalimantan Barat, MAN IC Kota Kendari - Sulawesi Tenggara, MAN IC Kota Palu - Sulawesi Tengah, MAN IC Sorong - Papua Barat, MAN IC Tapanuli Selatan Sumatera Utara, MAN IC Lombok Timur - NTB, dan MAN IC Maluku Utara, MAN IC Sambas.

Cita-cita luhur bangsa untuk melahirkan generasi yang memiliki kemampuan iptek dan imtak yang seimbang serta handal yang diharapkan akan terwujud dan bermunculan dari berbagai penjuru negeri Indonesia. Madrasah Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah.

Dengan maksud dan tujuan diatas pada tanggal 28 Februari 2017 bertempat di AULA MTsN Sintang Perwakilan dari MAN IC Sambas melakukan sosialisasi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diikuti sebanyak 170 Orang siswa .yang disampaikan langsung oleh Kepala Madrasah MAN IC Sambas Mursidin, M. Pd

Sosialisasi tersebut dilaksanakan guna untuk memberitahukan kepada Masyarakat Kabupaten Sintang khusus siswa Setingkat SMP/ MTs yang akan menyelesaikan pendidikannya si SMP / MTs dan akan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi yaitu SMA/ MA. "Sosialisasi ini selain untuk memperkenalkan secara global MAN IC Sambas tapi juga mensosialisasikan PPDB yang akan dilaksanakan untuk menjaring calon peserta didik yang berpotensi," kata Kamad MAN IC.

Masyarakat Kalimantan Barat harus merasa bangga karena telah memiliki Madrasah Aliyah yang setara MAN di tingkat Nasional lainnya, yaitu MAN IC yang terletak di Jl. Panglima Daud Dusun Rambi RT.004/03 Desa Saing Rambi Kec. Sambas Kab. Sambas Prov. Kalimantan Barat

Selama kurang lebih 2 jam lamanya Kepala Sekolah MAN IC Sambas Mursidin, M. Pd menjelaskan secara gamblang akan pentingnya belajar menuntut ilmu di MAN IC Sambas, karena akan banyak prestasi yang bisa diperoleh jika siswa yang akan menuntut ilmu benar-benar dilakukan dengan penuh pengharapan yang tinggi untuk menimba ilmu, baik ilmu agama dan ilmu umum.

"Di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi juga menjadi sasaran tujuan pembelajaran, dengan mengedepankan akhlaqul karimah, karena saat ini meskipun usianya masih terlalu muda namun Madrasah Aliyah sejumlah prestasi sudah banyak yang diperoleh," ungkap beliaui di hadapan para peserta yang hadir.

Beliau juga menjelaskan untuk kegiatan tambahan juga sangat beragam, mulai dari melaksanakan shalat secara berjamaah, tahfidzul Quran, membiasakan bahasa Arab dan Inggris, melaksanakan kajian tematik, pelaksanaan bimbingan belajar dimalam hari, muhadharah, pembinaan bakat secar intensif, dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang lainnya.

Selain itu pembinaan bakat dan minat dilakukan secara intensif, seperti kegiatan pembiasaan berbahasa Arab dan Inggris, dalam bidang keilmuan juga dilaksanakan kegiatan mekatronika dan robotika, karya ilmiah remaja, jurnalistik, klub olimpiade. Di bidang bela negara juga telah ditekankan kegiatan kepramukaan, paskibra, palang merah remaja, dan pencinta alam.

Kegiatan seni budaya juga menjadi perhatian yang serius dalam mengembangkan minat dan bakat, seperti dilakanakan kegiatan hadrah atau nasyid, seni budaya mawaris, paduan suara, teater, khat/kaligrafi dan lain-lain.

MAN IC Sambas telah dilengkapi sarana dan prasarana yang bisa mendukung kegiatan belajar-mengajar, dimana telah disiapkan asrama untuk peserta didik, sehingga seluruh peserta didik akan tinggal di asrama .

Sementara itu Kepala seksi Madrasah Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang H. Anang Nurkhalis, SE, S. HI menyampaikan rasa terima kasih kepada perwakilan MAN IC Sambas atas kehadiran nya di Kab. Sintang dalam kegiatan sosialisasi PPDB MAN IC Sambas karena ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan rasa kepedulian kepada lulusan SMP/ MTs yang ada di Kabupaten Sintang. ( akil )