Madrasah Aliyah Negeri (MAN) sekadau menyelenggarakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN)  berbasis komputer. Pelaksanaan UAMBN-BK tersebut merupakan kali pertama di gelar MAN Sekadau. Tidak hanya siswa MAN Sekadau yang mengikuti UAMBN-BK siswa Madrasah Aliyah Al Iqdham Merapi juga turut serta dalam pelaksaan UAMBN-BK yang di pusatkan di MAN Sekadau. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau H. Darohman, S. Ag. M. Si senin (26/3/2018) saat meninjau pelaksanaan ujian mengharapkan  pelaksanaan UAMBN BK berlangsung aman dan lancar. Ia juga berharap pihak madrasah ada koordinasi dengan  PLN sekadau, agar tidak terjadi pemadaman listrik saat UAMBN-BK berlangsung. "Karena ini merupakan kepentingan lembaga dan kita sedang melaksanakan UAMBN-BK yang ujiannya menggunakan komputer dan online," ucapnya.

Pada hari itu mata pelajaran yang di ujiankan Al-quran Hadist.  Dijelaskan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sekadau Drs. Muslih  para siswa sebelumnya telah mengikuti simulasi. Sebanyak 64 siswa mengikuti ujian terdiri dari siwa MAN Sekadau sebanyak 36 peserta dan siswa MA Al Iqdham Merapi 28 siswa. 

Kepada peserta ujian Drs. muslih menjelaskan, UAMBN-BK adalah sistem pelaksanaan ujian akhir madrasah berstandar nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UAMBN-BK berbeda dengan sistem ujian berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UAMBN-BK saat ini digelar lanjut Drs. muhslih, menggunakan sistem semi online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online Pelaksanaan UAMBN di MAN Sekadau. Ia juga berpesan kepada siswa untuk menjaga kesehatan, karena siswa telah mengikuti simulasi tata cara pengisian soal berbasis komputer.

Lebih lanjut Drs. Muhslih menuturkan begitu padatnya jadwal siswa mengikuti Try out, simulasi,  tru out lagi,  simulasi hingga lanjut UAMBN lalu terakhir Ujian Nasional (UN). Sebanyak 22 unit komputer yang tersedia, terbagi menjadi 3 sesi ujian. (Andre)