Selasa, 20 Agustus 2019, 06:16 andre

Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sekadau H.Suprapto didampingi Kasi Bimas Islam Muslimun hadiri workshop manajemen kemasjidan dan temu konsultasi penanganan aliran gerakan dan paham keagamaan bermasalah. Dilaksanakan di hotel pantura jaya kabupaten sambas, Senin (19/8/2019) malam, acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci alquran, dilanjutkan menyanyikan lagu indonesia raya. 

Direktur Urais Binsar Kemenag RI Muhammad Agus Salim,"Beberapa tugas urais binsar bidang kemasjidan, mengurus takmir bagaimana mengurus masjid dengan baik, menjaga kebersihan, kenyamanan masjid. "Saat ini Kemenag, sedang bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk menjadikan masjid yang sehat sesuai ajaran islam," ujarnya.

Pihaknya melalui Urais Binsar juga berusaha membuat masjid ramah bagi anak, masjid yang mendukung bagi penyandang disabilitas. "Pengurus masjid saat membangun masjid hendaknya memikirkan bagaimana menjadikan masjid yang ramah bagi penyandang disabilitas," tandasnya. 

Potensi masjid dan jamaahnya sangatlah besar, asal dikelola dengan manajemen yang baik, maka hal ini akan menjadi kekuatan umat yang luar biasa. "Masjid diharapkan dikelola dengan manajeman bagus sehingga bisa memberdayakan jamaah dengan baik, mengelola masjid, agar jamaah menjadi nyaman dalam beribadah," katanya. 

Acara turut dihadiri Ka.Kanwil Kemenag Kalbar H.Ridwansyah, Kasubdit Urais Binsar Kemenag RI, Kabid Urais Binsar Kanwil Kemenag Kalbar H.Darohman, Ka.Kemenag dan Kasi Bimas Islam Kabupaten/kota, se Kalbar beserta undangan lainnya. (Andre)