Perayaan maulid Nabi Muhammad SAW sudah menjadi rutinitas tahunan di hampir setiap wilayah Indonesia. Hampir seluruh lapisan masyarakat islam memperingatinya, mulai dari istana negara sampai sudut mushala. Sebagian muslimin bahkan memperingati maulid Nabi saw pada tiap malam senin ataupun jum’at. Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya diperingati dengan berkumpulnya beberapa orang membaca al-Quran dan kisah teladan nabi saw sepanjang hidupnya. Tidak jarang pula acara peringatan maulid diisi dengan ceramah agama.

Untuk Masjid Batu Kecamatan Teluk Pakedai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan ceramah agama. Ceramah agama ini diisi oleh Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A. pada hari minggu (19/11) jam sembilan pagi. Beliau hadir didampingi Kasi Bimas Islam Drs. H. Fauzi dan Kasi Pendis H. Agus Safwan. Dihadapan jamaah Ja’far mengawali dengan makna kelahiran Nabi Muhammad yaitu membawa rahmat bagi alam semesta, bukan hanya umat Muslim saja atau manusia saja, tetapi semua makhluk seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, dan alamnya.

Dalam hal ibadah, akhlak mulia dan agung dari nabi itulah yang harus ditiru, dicontoh dan diteladani. Padahal kita tahu, Islam sebagai agama yang dibawa nabi Muhammad adalah rahmatan lil alamin.

Satu hal yang harus dilakukan umat Muslim ketika merayakan maulid nabi adalah meneladani sikap dan perbuatan, terutama akhlak mulia nan agung dari baginda nabi besar Muhammad saw.  (Bond/KKR)

Berita: