Sambas-Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sekuduk Kabupaten Sambas, menjadi salah satu  dari dua Sekolah yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Sambas Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan Keluarga Berencana Kab. Sambas menjadi salah satu percontohan penerapan sekolah ramah anak, Kamis (23/11/2017).

Kepala MIN Sekuduk Hamdah, S.Pd.I mengatakan, di Kab Sambas hanya dua sekolah yang ditunjuk oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk menjadi contoh. Sekolah tersebut yakni MIN Sekuduk dan 2 Galing.

Dalam sabutannya Kepala Bidang Perlindungan anak, menyampaikan, mengapa ditunjuknya MIN Sekuduk, kita ketahui bersama MIN Sekuduk merupakan salah satu sekolah yang berprestasi baik di bidang Akademik maupun non akadmik contoh nya Sekolah Sehat dan Sekolah Adiwiyata, untuk itu kami memiliki keyakinan bahwa MIN Sekuduk mampu untuk menyelenggarakan Sekolah Ramah Anak ( SRA ) tersebut, “ ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perlindungan Anak, Kepala UPT Dinas Pendidikan Sejangkung, Perwakilan Kecamatan, Puskesmas, Perangkat komite madrasah, orangtua siswa dan guru.

"Hari ini kami launching sekolah ramah anak. Kami dipercayakan oleh Dinas P2PA Kabupaten Sambas untuk menjadi contoh sekolah ramah anak tingkat Madrasah Ibtidaiyah," kata Hamdah

Hamdah mengaku diberi kepercayaan, karena selama ini pihak sekolah memberikan perlindungan dan hak anak saat belajar dan mendukung sekali dengan kegiatan Sekolah Sehat dan Sekolah Adiwiyata.

Murid MIN Sekuduk baru akan merasa aman saat belajar, lingkungan bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup. (ded/hmsic)