“Memasuki hari-hari terakhir Bulan Ramadhan banyak orang lebih banyak disibukkan oleh kebutuhan Idul Fitri, seperti jenis kue dan makanan yang akan  disajikan, busana yang akan dipakai oleh keluarga,  dan mungkin bagaimana harus menata rumah dengan segala isinya. Padahal dalam sebuah Hadits dikatakan bahwa seseorang dikatakan merugi jika mengakhiri Ramadhan masih dalam keadaan belum diampuni dosanya, dimana tanda tidak diterimanya amal adalah kita disibukkan dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.” Demikian dijelaskan oleh Lili Budiyati, S.Sos.I seorang Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan Kultum di Aula Kantor Kemenag Melawi, pada hari Kamis, 22 Juni 2017.

Lebih lanjut, Bu Lili, begitu beliau sering dipanggil oleh teman-teman kantornya menjelaskan “ada nasehat yang harus kita jalankan di penghujung Ramadhan yang diperuntukkan bagi dua golongan; Golongan pertama, yaitu yang benar-benar mengisi Ramadhan dengan beribadah kepada  Allah secara maksimal, maka yang harus diingat adalah; jangan cepat puas dengan yang sudah dilakukan, jangan pernah sombong atas apa yang sudah dilakukan, utamakan amal yang wajib dari amalan sunnah dan jangan pernah lupa berdoa agar istiqomah dalam ibadah dan dijauhkan dari yang tidak bermanfaat, “ jelasnya yakin dihadapan para pendengar yang dengan khusuk menyimak ceramahnya.

Sedangkan Golongan kedua adalah mereka yang belum mengisi Ramadhan dengan baik, maka yang harus diingat adalah; jangan putus asa karena masih ada dua hari lagi, ambil tekad bulat untuk beribadah kepada Allah; jangan meremehkan waktu karena waktu akan cepat berlalu dan tidak pernah kembali; jangan melakukan kesalahan yang sama; berdoa minta dihilangkan rasa malas dan dijauhkan dari yang tidak bermanfaat. Kemudian di akhir kultumnya Bu Lili mengajukan pertanyaan reflektif kepada pera pendengarnya, “Kita termasuk golongan yang mana? Kalau masuk dalam golongan pertama, lakukan nasehat yang sudah disampaikan itu. Tetapi sebaliknya kalau termasuk golongan yang kedua, jalankan nasehat yang diperuntukkan bagi golongan kedua,” tandasnya mantap mengakhiri kultum. (geby melawi)

Berita: