Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa luar biasa yang tidak bisa dilogikakan serta tidak bisa dijangkau dengan akal manusia. Perjalanan isra’ dan mi’raj merupakan perjalanan yang penuh berkah yang menunjukkan betapa maha kuasa-Nya Allah SWT. Bagaimana seorang hamba yang bernama Nabi Muhammad SAW, bersama ruh dan jasadnya menempuh jarak ribuan bahkan jutaan kilometer hanya dalam satu malam saja.

Dalam perjalanan yang sedemikian cepat tersebut, Allah kuasakan kepada Nabi Muhammad mampu melihat keadaan sekitar yang beliau lewati, baik kejadian atau keadaan saat isra’ maupun mi’raj. Dan dalam peristiwa isra’ mi’raj tersebut baginda Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat langsung dari Allah SWT tanpa perantara malaikat jibril.

Materi tausiyah tersebut disampaikan oleh Ustadz Athoilah dalam acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 Hijriyah, yang digelar oleh Pengurus Ormas Muslimah Pontianak. Acara berlangsung pada Jumat (13/4/2018) di Masjid Al Muhtadin Untan Pontianak. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Pengurus Ormas Muslimah yang juga adalah Ketua BKMT Cabang Pontianak Timur, Yanti Ayi Masri saat ditemui di Kantor Kemenag Kota Pontianak, Senin (16/4/2018).

Lebih lanjut Yanti menuturkan, Ustadz Athoilah yang juga adalah pengurus Pondok Pesantren Aljihad Pontianak ini mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk senantiasa menjaga waktu sholat dengan selalu sholat tepat waktu. Karena kelak solat menjadi amalan yang pertama akan dihisab di yaumil akhir. Jika Sholatnya baik, maka baik pulalah seluruh amalan yang lainnya. Sebaliknya, jika amalan sholatnya kurang sempurna, maka akan mempengaruhi amalan yang lainnya pula.

Dalam pertemuan tersebut, Ustadz Athoilah juga mengingatkan agar semua yang hadir mempersiapkan diri menyambut Bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Ia juga mengajak untuk menyambut Bulan Ramadhan Tahun 1439 Hijriyah dengan penuh suka cita dan persiapan yang matang. Baik lahir maupun batin, tutur Yanti ramah.*(sumi/ptk)

Berita: