Hidroponik merupakan salah satu jenis pertanian modern yang sekarang sudah merebak di masyarakat. Baik hanya sebagai hobiĀ ataupun agrobisnis. Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah. Unsur hara yang dibutuhkan tanaman disediakan dalam bentuk nutrisi dalam air.

Setidaknya ada tiga alasan mengapa sejumlah orang memilih pertanian dengan hidroponik. Pertama, kualitas tanah yang tidak subur, berbatu, berpasir atau mengandung racun. Kedua, tidak ada lahan karena tanah sudah menjadi bangunan atau yang lainnya. Ketiga, tenaga kerja yang semakin sulit dan mahal.

Ada banyak keunggulan dari ber-hidroponik. Antara lain lahan tidak terbatas, media tidak perlu diolah, unsur haranya seimbang, sangat efisien dan hemat. Selain itu, tenaga kerja sedikit, tidak mengalami masa bero, masa panen lebih singkat, tidak mengenal musim dan penyakit, tanpa pestisida, dan hasil panen lebih segar dan lebih bersih. Dan yang pasti lebih sehat.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh petugas dari Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Ika Winratmo, SP saat memberikan materi pada Pelatihan Menanam Secara Hidroponik kepada Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) unsur pelaksana se Kota Pontianak. Acara berlangsung pada Jumat (13/4/2018) di Aula Rohana Muthalib Bappeda Kota Pontianak.

Usai memberikan penjelasan singkat terkait hidroponik, Ika Winratmo beserta timnya juga menjelaskan apa-apa saja yang perlu disiapkan sebagai perlengkapan untuk menanam secara hidroponik. Kemudian dilanjutkan dengan mempraktekkan cara menanam sayuran dengan hidroponik. Seluruh peserta tampak antusias, bahkan ada yang ikut mencoba menyiapkan perlengkapan dan praktek bersama narasumber.

Pelatihan Menanam Secara Hidroponik ini dilaksanakan oleh Pengurus DWP Kota Pontianak yang dirangkai dengan pertemuan rutin arisan gabungan DWP unsur pelaksana se Kota Pontianak. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DWP Kemenag Kota Pontianak Ny Hermiati Azharuddin. Tampak mendampingi Hermiati, Sekretaris DW Kemenag (Ny Sumiati), Bendahara (Ny. Muslimah SH), Ketua Bidang Ekonomi (Ny Mardiah Akmal) dan Ketua Bidang Sosial Budaya (Ny. Erna Usman).*(sumi/ptk)

Berita: