Bengkayang (bimasbuddha) - Saryono selaku Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Prov. Kalbar melakukan survei calon penerima bantuan pembangunan/rehabilitasi/renovasi Rumah Ibadah Agama Buddha yang ada di salah satu wilayah Kalimantan Barat tepatnya di Desa Kucipu Rt. 06 Rw. 03, Desa Capkala, Kec. Capkala Kab. Bengka yang dilakukan pada Hari Minggu (8/4).

Perjalanan yang menempuh jarak kurang lebih 5 jam dari ibu kota Provinsi Kalimantan Barat tidak menyurutkan semangat Saryono untuk terus membina umat dan demi perkembangan umat Buddha yang merata di Kalimantan Barat.

Rumah Ibadah merupakan faktor penting yang harus dimiliki guna terlaksananya kegiatan peribadatan dan keagamaan demi terus berlangsungnya dan keeksistensian Agama Buddha di dunia. Tidak dipungkiri Rumah Ibadah yang nyaman juga akan menjadi salah satu penyemangat umat untuk datang ke vihara.

Vihara Dharma Suci Capkala yang terletak di Rt.06/Rw 03 Dusun Kucipu, Desa Capkala, Kec. Capkala, Kab. Bengkayang menjadi salah satu fokus Rumah Ibadah yang akan di bantu dalam program Bimas Buddha di tahun 2018 karena mengingat kondisi bangunan dan semangat umat yang sangat luar biasa dan sudah menantikan kehadiran Rumah Ibadah yang layak sejak tahun 1993 silam. Selama ini ia meminjam rumah umat untuk melakukan puja bhakti dan berbagai aktivitasnya hingga kini, bahkan kondisi rumah yg terbuat dari papan tersebut kini sudah membusuk dan masing-masing papanya  berjatuhan satu per satu.

Melihat keadaan seperti itu maks Saryono memberikan motivasi kepada para pengurus. Ia mengungkapkan bahwa membangun vihara adalah niat luhur, niat baik pasti tercapai namun membutuhkan proses, butuh kesabaran, butuh perjuangan, dan kebersamaan. " Dpt di ibaratkan bagaikan orang mengisi tempayan dari setetes demi setetes maka suatu saat nanti tempayan tersebut pasti akan penuh".

Ia juga mengajak pengurus dan umat vihara untuk terus membangun keyakinan dan kebersamaan guna  mewujudkan berdirinya Vihara Dharma Suci Capkala. Sebagai pemacu motivasi ia menegaskan "Semoga tahun ini dapat dimulai proses pembangunannya," ujar Saryono.

Rencana bantuan yang akan diberikan untuk pembangunan/renovasi/rehabilitasi Vihara Dharma Suci Capkala adalah Rp. 100.000.000,- 

Ada harapan Saryono dalam pemberian bantuan tersebut yakni selain terbangunnya Rumah Ibadah yang lebih layak ia juga mengharapkan umat Buddha di Kabupaten Bengkayang selalu menumbuhkan serta memiliki semangat dalam mengembangkan Buddha Dharma di Kalimantan Barat

Berita: