Menyikapi maraknya berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian yang beredar luas di masyarakat melalui media sosial, Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI H.M. Nur Kholis Setiawan menyampaikan pentingnya 3S. “Bapak dan ibu Aparatur Sipil Negara di Kementerian Agama Kabupaten Ketapang ketika menerima berita yang belum tentu kebenarannya harus menerapkan konsep Saring Sebelum Sharing,” ujarnya saat menyampaikan materi pada pembinaan Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, di Aula MAN Ketapang, Rabu (30/05/18).

Menurutnya jika menerima berita yang belum tentu kebenarannya maka yang perlu dilakukan adalah menyaring terlebih dahulu dan di cari sumber kebenarannya terlebih dahulu sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

“Jika berita yang kita terima benar adanya, hal kedua yang perlu kita pertimbangkan adalah apakah berita itu bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.

“Jika bapak dan ibu merasa bahwa berita tersebut baik dan bermanfaat bagi orang lain maka silahkan menyebarkannya, namun tetapi jika berita tersebut tidak bermanfaat bagi orang lain makan lebih baik disimpan sendiri. Jangan sampai ASN Kemenag turut serta menyebarkan berita bohong dan berita yang belum jelas kebenarannya,” jelasnya

Dalam kesempatan tersebut Irjen Kemenag mengucapkan permohonan maaf kepada peserta kegiatan karena tidak dapat lama di Ketapang dikarenakan harus kembali ke Pontianak untuk meneruskan perjalanan ke Jakarta karena besok pagi ada agenda kegiatan lain di Jakarta, tutur mantan Direktur Madrasah menutup arahannya. (Safrudin)