SINGKAWANG. Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Binaan Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang pada Senin (31/7)

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh guru PAI dalam binaan Kantor Kemenag Kota Singkawang. Plt. Kasi Pendididikan Islam H. Azhari, M.Si, dalam arahannya menyampaikan bahwa memasuki tahun pelajaran baru ini, semua guru PAI agar selalu mengecek dan mengaktifkan status mereka pada akun simpatika masing-masing guru. Hal ini dikarenakan akun guru pada aplikasi simpatika merupakan acuan yang dijadikan sebagai syarat pembayaran tunjangan profesi guru PAI. Untuk itu ia berharap semua guru telah melengkapi segala hal yang berkaitan dengan akun masing-masing sehingga tidak ada masalah dalam pembayaran tunjangan profesi guru PAI.

Kegiatan pembinaan dilanjutkan dengan penjelasan teknis dari Taufiqurrahman staf Kasi Pendis tentang hal-hal yang perlu dilakukan oleh guru PAI pada akun simpatika mereka. Taufiq menjelaskan syarat utama pembayaran tunjangan profesi adalah memiliki sertifikat pendidik yang linier dengan ijazah, memenuhi beban kerja guru paling sedikit 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empat puluh) jam tatap muka. Apabila guru PAI tidak memenuhi beban kerja kurang dari 24 jtm, maka dapat melalui cara menambah jam tambahan pada sekolah lain, ekstrakurikuler dan tugas tambahan yang dibuktikan dengan surat keputusan (SK) kepala sekolah.

Dengan adanya tunjangan profesi, kesejahteraan guru PAI akan semakin baik. Semoga dengan kesejahteraan yang lebih baik maka kualitas dan profesionalitas guru PAI juga akan semakin baik dalam membangun dan menciptakan generasi yang Islami, cerdas dan berkualitas.(Jk/hms)

Berita: