Kubu Raya – Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Kubu Raya mengadakan pembinaan Penyuluh Agama Islam Fungsional, pada Selasa (17/10) jam sembilan pagi bertempat di ruang tengah Kantor yang ditata menjadi aula.

Kegiatan pembinaan ini mengundang penyuluh agama islam baik PNS maupun non PNS.

Kasi Bimas Islam Drs. H. Fauzi mengucapkan terima kasih untuk kehadiran peserta memulai pembinaan. Laporan penyuluh dibuat tiga rangkap satu untuk diri sendiri, satu untuk KUA dan satu lagi untuk Seksi Bimas Islam dan agar diserahkan jika sudah. Sekarang pemerintah minta bukti dan ini amanah dari pusat yaitu Dirjen Bimas Islam. Data masjid, zakat dan data keagamaan lainnya agar juga disampaikan secara berantai, pintanya.

Saya memiliki ide agar penyuluh membentuk wadah dalam bentuk organisasi. Cari pengurus yang mau kerja cukup ketua, seketaris dan bendahara. Jika wadah ini sudah terbentuk maka tugas selanjutnya sejukkan masyarakat melalui dakwah damai dan juga deteksi dini aliran-aliran radikal dengan koordinasi Pemerintah Daerah seperti KKG atau MGMP. Ini ide saya tapi semuanya terserah bapak/ibu, jelasnya.

Kepada penyuluh non PNS agar jangan mengosongkan rekening bank minimal 100 ribu masih tersimpan agar dana honorarium dapat dicarikan. Jika ada hal-hal kurang berkenan saya minta maaf, tutupnya.

Materi selanjutnya yaitu berkenaan dengan Sistem informasi manajemen penerangan agama islam (SIMPENAIS). Simpenais ini dikembangkan untuk memudahkan dalam melakukan pendataan sistem penerangan agama islam yang ada di Indonesia dan data lembaga-lembaga secara online dan dapat digunakan untuk menjadi salah satu sumber informasi agama islam. Materi ini disampaikan oleh Muhammad Ilham, S.Sos.I.

(Bond/KKR)

Berita: