SINGKAWANG. Dalam rangka menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H / 2018 M, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Singkawang menggelar Lomba Qasidah dan Busana Muslim/Muslimah yang dibuka secara resmi oleh Drs. H. Irwan, M.Si Wakil Walikota Singkawang pada Senin malam 29 Januari 2018 di halaman Mess Daerah Kota Singkawang.

Dalam laporannya Ketua Umum PHBI Kota Singkawang H. Ruslan Karim menerangkan bawa kegiatan lomba yang akan diselengarakan merupakan agenda rutin tahunan dalam menyemarakkan hari besar Agama Islam. “Pada peringatan Maulid kali ini kita bungkus dengan acara Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H. Adapun  kegiatan yang kita selenggarakan ini yaitu memperlombakan Qasidah tingkat remaja, dewasa dan umum se-SINGBEBAS (Singkawang, Bengkayang dan Sambas) dan lomba Busana Muslim/Muslimah syar’i tingkat pelajar se Kota Singkawang,” terangnya.

Pada kesempatan itu juga H. Bol (H. Ruslan Karim biasa disapa) menyampaikan bahwa kegiatan lomba dimulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2018 di Halaman Mess Daerah Kota Singkawang. H. Bol mengungkapkan bahwa jumlah peserta lomba qasidah sebanyak 43 grup dengan 13 diantaranya dari Kabupaten Bengkayang dan 1 grup dari Kabupaten Sambas. Sedangkan untuk lomba busana diikuti oleh 55 orang peserta. “Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat menambah syiar agama Islam yang bernuansa tamaddun di Kota Singkawang,” tuturnya

Sementara itu Wakil Walikota Singkawang dalam sambutannya mengucapkan pemerintah Kota Singkawang akan senantiasa mendukung acara keagamaan seperti ini. “Hal ini sesuai dengan visi Kota Singkawang tahun 2017-2022 yaitu Singkawang Hebat yang salah satu misinya adalah mewujudkan dan memelihara harmonisasi dalam keberagaman agama, etnis dan budaya,” ucapnya. Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan toleransi antar umat beragama guna menciptakan Singkawang yang harmonis.

“Dengan adanya lomba Qasidah ini, menyadarkan kita bahwa seni budaya Islam memiliki arti strategis sebagai bagian dari pembinaan umat Islam di Kota Singkawang. Berpijak dari kenyataan ini, maka seni budaya yang bernafaskan Islam dipandang tepat sebagai sarana untuk membendung kemerosotan akhlak dikalangan masyarakat,” tambahnya. Untuk itu, Wakil Walikota berharap acara ini dapat menjadikan masyarakat khususnya umat Islam Kota Singkawang untuk selalu menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan baik secara kehidupan pribadi maupun dalam perjuangan menegakkan risalah Islam dalam kehidupan sehari-hari dan melahirkan generasi yang berkualitas dan berbakat yang dapat mengharumkan nama Kota Singkawang.

Acara Pembukaan Lomba Qasidah dan Busana Muslim Syar’i ditandai dengan tabuhan rebana oleh Wakil Walikota Singkawang dan kegiatan dilanjutkan dengan penampilan dari peserta lomba yang mendapat undian tampil pada malam itu. Turut hadir pada cara ini Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Forkopimda Kota Singkawang, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Singkawang, Ketua MUI Kota Singkawang, Ketua Ormas Islam dan Tokoh-tokoh Masyarakat Kota Singkawang.(Jk/Hms)

Berita: