Para guru Pendidikan Agama Islam yang biasa disingkat PAI  memenuhi Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi  untuk mengikuti pendampingan pendataan EMIS (Education Management Information System) pada hari Senin, 10 September 2018. Pendampingan disambut antusias oleh para guru dan operator karena didampingi oleh operator Emis Provinsi yang professional. Antusiasme itu ditandai dengan rencana peserta sebanyak 30 orang tetapi yang hadir  melebihi kuota yang direncanakan. Acara ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi H. Abdulbar,S.Ag,M.Pd.

Berkaitan dengan itu Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama H.Aan Subakir, S.Ag, M.Si mengatakan, permohonan Mohon maaf  jikalau ATK dan bungkusan yang dipersiapkan hanya untuk tiga puluh peserta karena memang program ini semula diperuntukkan bagi 30 orang, tetapi karena semangat untuk semakin terampil dalam mengoperasikan EMIS, maka melebihi kuota. "Hal itu sangat positif, apalagi yang menjadi fasilitator adalah orang yang sungguh paham dengan masalah pendataan EMIS," terangnya di hadapan peserta.

Sementera itu Kepala Kantor Kemenag Kab Melawi dalam sambutanya menjelaskan bahwa beberapa hari terakhir ini terdengar adanya isu bahwa tunjangan profesi guru (TPG) akan dihentikan sementara. "Terlepas isu itu benar atau salah tetapi mari kita jadikan isu ini untuk mengevaluasi kembali kemanfaatan TPG. Tetapi secara pribadi, saya setuju dengan penghentian sementara dengan TPG tersebut, mengapa? Karena dari survey yang dilakukan oleh lembaga survey bahwa ternyata TPG kurang mempunyai kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan kita. Namun intinya saya sebenarnya mau mengatakan bahwa mari kita mempertanggungjawabkan TPG yang diterima itu dengan menunjukkan kinerja sebagai guru yang professional sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda kita,” tegas beliau di hadapan para guru PAI. (geby melawi)

Berita: