SINGKAWANG. Dalam rangka menghadapi libur panjang atau cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H yang dimulai dari tanggal 11 s/d 20 Juni 2018, Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang melakukan Pengarahan dan Pembinaan Pegawai / Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jum’at (8/6) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang.

Mengawali arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang Drs. H. Nahruji, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana untuk meningkatkan silaturrahmi antar pegawai di lingkungan Kemenag Kota Singkawang. “Sebelum kita memasuki libur panjang, kami bersama Kasubbag TU memformat agar dapat berkumpul bersama dan bersilaturahmi dengan bapak-bapak dan ibu-ibu para pegawai Kemenag Kota Singkawang,” ujarnya. Nahruji menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun yang sangat istimewa. Hal ini dikarenakan Pemerintah secara nasional memberikan hari libur lebaran yang begitu panjang. “Ini (cuti bersama) selama 7 hari sudah sangat luar biasa bagi kita. Oleh karena itu, hal ini patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.  

Pada kesempatan itu Nahruji juga menyampaikan beberapa hal terkait libur atau cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H diantaranya ialah larangan untuk mengambil cuti tahunan sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M kecuali dengan alasan penting. Menurutnya dengan libur yang begitu panjang, maka kesempatan untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara dapat terlaksana dengan lancar. Oleh karena itu, ia mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk menyikapi dengan bijak hari libur ini dengan tetap menjaga kedisiplinan dan tetap masuk kantor pada waktu yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai ada diantara kita yang tidak masuk kantor pada hari pertama setelah cuti bersama nanti kecuali dengan alasan penting,” pintanya. Oleh karena itu, Nahruji menyampaikan bahwa Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang akan melakukan sidak/inspeksi pada masing-masing KUA dan Madrasah di lingkungan Kemenag Singkawang

Diakhir arahannya Nahruji mengingatkan ASN Kemenag Kota Singkawang khususnya yang beragama Islam untuk menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat maal. “Ini merupakan suatu penyempurna ibadah kita pada bulan suci Ramadhan. Semoga kita semuanya dapat meraih kemenangan dihari yang Fitri nanti,” pungkasnya.(Jk/skw)

Berita: