Jakarta (08/05).  Menurut Kepala Bagian Teknologi dan Sistem Informasi Biro Humas Data dan Informasi Achmad Gufron secara garis besar ada lima tusi inmas di kanwil terkait dengan pengelolaan Teknologi dan Sistem Informasi. 

Yang pertama terkait dengan Pengelolaan Jaringan VPN & Sarana pendukung lainnya, Bandwith untuk tahun ini setiap kanwil mendapatkan alokasi 10 Mbps (Naik dari tahun lalu 6 Mbps). Untuk Trafik Bandwidth Penggunaan di Triwulan I dengan kategori baik (Penggunaan diatas 80%) ditempati oleh : 1. Sumbar, 2. jatim, 3. Jambi, 4. Riau, 5. Papua, 6. Sulut, 7. Sultra, 8. Kepri, 9. Kalbar, 10. DI Yogyakarta. Diharapkan kepada kanwil untuk lebih memanfaatkan Perangkat Video Conference, karena beberapa Balai Diklat sudah mulai menggunakan Video Conference.

Yang kedua terkait dengan Pengelolaan LAN, saat ini sudah ada 17 Provinsi yang sudah terpasang jaringan LAN, 2 Provinsi sedang dikerjakan, dan masih ada 15 Provinsi yang belum dipasang LAN. Dikarenakan anggaran yang terbatas maka setiap tahun Biro Humas Data dan Informasi hanya bisa memasang di dua provinsi setiap tahunnya.

Yang ketiga terkait dengan Pengelolaan Situs Resmi Kanwil dan nama Domain Kanwil, setelah dilakukan pentest terhadap seluruh situs resmi Kanwil se-Indonesia hanya ada tiga provinsi yang aman dari hasil pentest, yaitu : Bengkulu, Kalsel, dan Gorontalo. Untuk seluruh provinsi lainnya beresiko & berpeluang untuk diretas.

Yang keempat terkait dengan pengelolaan LPSE, sehubungan dengan permasalahan di LPSE Kemenag Pusat, maka untuk lelang lama hingga 22 Mei 2018 masih bisa dilaksanakan di LPSE Kemenag Pusat, sedangkan lelang baru hingga 31 Mei 2018 di LPSE UIN Raden Fatah Palembang. Diharapkan 1 Juni LPSE Kemanag sudah dapat digunakan dengan SPSE versi terbaru.(fa)

"Yang kelima terkait dengan pengelolaan Email resmi Kementerian Agama,  nantinya diharapkan berjenjang. Misalnya Pengajuan Email Madrasah di Ajukan ke kankemenag, kemudian kankemenag ke Kanwil, dan kanwil ke pusat." Ujar Gufron dalam Kegiatan Pengelolaan Media Sosial dan Siber serta Penanganan Media Sosial Kemenag yang dihadiri oleh jajaran Biro Humas Data dan Informasi serta Kasubag Informasi dan Humas pada Kanwil Kemenag se-Indonesia tersebut.

Berita: