Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah, M.Si melakukan pembinaan serta pencerahan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kapuas Hulu Sabtu (28/4/2018).

Mengingat ramainya jumlah peserta yang hadir hingga 200 orang lebih, kegiatan Pembinaan tersebut dipusatkan di Aula Bank Kalbar, Jl. Raya Surif  No.42, Semitau Hilir, Kapuas Hulu. Unsur ASN yang hadir, mulai dari para pejabat eselon IV, para pengawas madrasah/sekolah, Guru Agama, para kepala madrasah, dan seluruh staf yang ada di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu.

Turut hadir mendampingi Ka. Kanwil adalah Ketua DWP Kanwil kemenag Kalbar Hj. Yeny Yuniar, S.Pd.I, Kasubbag Umum Syahrul S.Ag dan JFU subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Prov. Kalbar.

Acara pembinaan dan silaturahmi ini diawali dengan sambutan dari kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu H.M. Kusyairi Husman, S.Ag, M.Si. Seraya menyampaikan ungkapan selamat datang di Kabupaten Kapuas Hulu kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat beserta rombongan.

Kusyairi mengatakan bahwa pembinaan ini merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan, dengan harapan ada pencerahan dan semangat baru dalam melaksanakan tugas sebagai ASN di lingkungan Kemenag Kapuas Hulu.

Sebelum menyampaiakan arahannya Kakanwil diminta untuk menyerahkan Penghargaan kepada ASN teladan di lingkungan Kemenag Kapuas Hulu, yang telah diseleksi dan dinilai mampu untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

Dalam sambutannya Kakanwil menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kemenag Kapuas Hulu yang telah memberikan penghargaan kepada ASN di lingkungannya sebagai ASN teladan selama melaksanakan tugasnya. “Saya berharap inovasi ini bisa ditiru oleh seluruh Satker di lingkungan Kanwil Kemenag Prov. Kalbar,” jelas Ridwansyah.

Selanjutnya Ridwansyah menyampaikan kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat yang taat beragama, berakhlak, rukun, cerdas, berintegritas dan sejahtera lahir batin.diuraikan dengan dengan 7 misi Kementerian Agama.

Misi yang dilakukan Kemenag adalah Meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama, Memantapkan trilogi kerukunan umat beragama, Menyediakan pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas, Meningkatkan pemanfaatan dan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan, Mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang berkualitas dan akuntabel,Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum, dan pendidikan keagamaan dan Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terpercaya.

“Untuk melaksanakan  misi tersebut harus dilandasi dengan lima nilai budaya kerja kementerian Agama yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggungjawab dan Keteladanan,” jelas Ridwansyah.

Lebih lanjut Ridwansyah menjelaskan bahwa dalam rangka menghadapi tahun sibuk 2018 dan tahun terpanas menjelang masa pilkada yang akan dihadapi Kalimantan Barat. Maka Kakanwil  menegaskan perlu adanya persatuan dan kesamaan langkah bagi para pegawai di lingkungan Kementerian Agama guna meningkatkan semangat kerja dan menciptakan suasana yang positif dan kondusif di setiap daerah dan satuan kerja.

Selain itu ASN Kemenag juga dituntut untuk profesional dalam menyikapi situasi dan kandisi di masyarakat. “Pegawai Kementerian Agama harus bersikap netral tidak memihak salah satu partai, perorangan, maupun golongan. Karena pada hakikatnya Kementerian Agama beserta para ASN-nya berdiri di atas dan untuk semua golongan,” jelas Kakanwil.

Usai memberikan arahan dan pembinaan Kakanwil beserta pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Putusibau, diabadikan dengan foto bersama. (Ir-Inmas).