Sebagai guru agama kita patut bersyukur karena secara tidak langsung kita telah meneruskan perjuangan Rasulullah SAW untuk menjadi Rahmatan Lil’alamin, pernyataan tersebut disamapaikan oleh Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah, M.Si saat menyampaikan sambutan pada pengukuhan pengurus MGMP PAI SMA/SMK Provinsi Kalimantan Barat periode 2018-2023, Sabtu, (11/8/2018).

Tidak hanya itu, Ridwansyah menegaskan bahwa seorang guru agama juga telah melaksanakan pekerjaan yang mencakup dunia dan akhirat serta akan mendapatkan pahala dunia akhirat pula, sehingga kebahagiaan lahir dan bathin akan di rasakan oleh guru agama.

Sesuai dengan undang-undang yang berlaku Ridwansyah menjelaskan bahwa untuk menjdi seorang guru bukan lagi pekerjaan pilihan akan tetapi menjadi tugas yang harus dilaksanakan dengan profesional,  dan UU mengamanahkan bahwa seorang guru minimal harus memiliki pendidikan S1.

“Sebenarnya jabatan seorang guru melampau jabatan Anggota Dewan,” jelas ridwansayah sambil tersenyum  karena persyaratan untuk menjadi guru harus memiliki jenjang pendidikan S1, sedangngkan untuk menjadi Anggota Dewan cukup dengan Ijazah SMA atau sederajat.

Lebih lanjut Ridwansyah merasa bangga dengan guru agama, karena tidak sedikit mereka yang merangkap pelajaran bidang-bidang studi lainnya, bahkan ada juga guru agama yang merangkap sebagai Guru Olah Raga dan lain-lain.

Kita harus sadar dengan tugas pokok sebagai guru agama, sebagaimana pernyataan Imam Ghazali yang menjelaskan agar seorang pendidik Islam  harus menjadikan peserta didik sebagaimana anak kandungnya sendiri, sehingga rasa tanggungjawab kepada peserta didik sangat besar dan melayaninya dengan penuh kasih sayang.

Selain itu sebagai Pendidik juga harus ikhlas tanpa pamrih terhadap peserta didik sebagai wasilah pengabdian kepada Allah SWT. “Jadi kita dituntut untuk menjadi guru yang khlas,” imbuhnya.

Dalam arahannya Ridwansyah juga berharap agar terbentuknya kepengurausan MGMP ini bisa mejadi wadah untuk menyatukan persepsi dan visi dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan Islam kepada peserta didik.

Selain pengukuhan pengurus MGMP PAI SMA/SMK Provinsi Kalimantan Barat periode 2018-2023, kegiatan tersebut dirangkai pula dengan kegiatan Pengembangan Wawasan Islam Rahmatan Lil’alamin dan Multikul Tural GPAI SMA/SMK Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018.

Ketua Panitia Penyelenggara Anwar S.Ag menyatakan bahwa kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemapuan guru agama dalam menyampaikan dan menanamkan pemahaman agama kepada peserta didik sehingga tertanam dalam kehidupan siswa akan nilai-nilai agama yang rahmatan lil’alamin.

“Melalui kegiatan ini kami berharap agar para guru agama juga dapat menerapkan metode pembelajaran PAI berbasis Islam Rahmatan Lil’alamin yang lebih menarik , dengan menggunakan pendekatan yang mampu merangsang kemampuan berfikir,” harap Anwar.

Dua kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kanwil Kemenag Prov, Kalbar Jl. Sutan Syahrir Pontianak yang dihadiri oleh 40 orang peserta dari guru-guru SMA-SMK PNS-NON PNS yang berasal dari 8 Kabupaten Kota di kalimantan Barat seperti Kab. Sanggau, Landak, Sambas, , Kota Singkawang, Bengkayang, Mempawah, Kubu Raya dan Kota Pontianak. (Ir-Inmas)

Berita: