Usai sudah kegiatan Peningkatan Kualitas Layanan KUA yang digelar oleh Seksi Pemberdayaan KUA Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat. Sejak dimulai Minggu Tanggal 21 Mei dan berakhir Selasa siang Tanggal 23 Mei 2017 ini diikuti antusias oleh para pesertanya. Sesuai dengan anggaran tersedia, kegiatan tersebut mengundang 50 peserta perwakilan 14 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat.

Dengan mengambil tempat di Mercure Hotel Jalan Ahmad Yani Pontianak, maka Seksi Pemberdayaan KUA menggelar kegiatan Peningkatan Kualitas Layanan KUA yang didanai melalui PNBP Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Kalbar Tahun Anggaran 2017. Atas dasar itulah dan setelah ketersediaan dana, maka Seksi Pemberdayaan KUA mengeluarkan surat panggilan peserta nomor B-2926/Kw.15.5/2/HM.02.3/05/2017 tertanggal 10 Mei 2017 dengan hal pemanggilan peserta Peningkatan Kualitas Layanan KUA Tahun 2017.

Berbagai persiapan dilakukan oleh Aris Sujarwono,MH selaku Kasi Pemberdayaan KUA bersama JFU dijajarannya, yaitu Mustika Miya,S.Sos,M.Si dan M.Mirza Idrab dalam menyukseskan kegiatan ini. Mulai dari persiapan administrasi, pengiriman surat dan permohonan nara sumber serta moderator, semua telah dilakukan dengan kerjasama seluruh panitia yang terlibat.

Sampailah waktu yang dinantikan yaitu pembukaan acara yang berlangsung usai makan malam Hari Minggu Tanggal 21 Mei 2017. Mukaddimah dipandu langsung oleh Welsi Nindya Sari,S.Sos dari Subbag Informasi dan Humas. Juara 1 Lomba MC DWP Se-Kalimantan Barat Tahun 2012 ini memulai dengan Basmallah dan diikuti oleh peserta.

Run down selanjutnya adalah laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pemberdayaan KUA, Aris Sujarwono,MH. Dalam laporan singkatnya, mantan Penyusun Bahan Siaran dan Pemberitaan ini menjelaskan bahwa asalnya kegiatan ini bernama Bimtek SIMBI, namun sesuai kebutuhan direvisi menjadi Peningkatan Kualitas Layanan KUA seperti yang dilakukan beberapa provinsi lainnya. Selain itu pula Aris Sujarwono menyatakan baru saja mendapat sedikit pengayaan dari Standarisasi Layanan KUA tingkat nasional yang berlangsung tanggal 17 – 19 Mei lalu di Lumire Hotel.

Setelah menyampaikan laporan, Aris Sujarwono berharap kepada Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Drs.H.Syahrul Yadi,M.Si yang saat pembukaan didampingi oleh Plt.Kabid Urais Binsyar, Drs.H.Ramli H.M.Said untuk memberikan wejangan dan dilanjutkan dengan materi yang telah di siap oleh panitia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Drs.H.Syahrul Yadi,M.Si menjelaskan bahwa KUA merupakan merupakan ujung tombak Kementerian Agama. “mereka pemegang kebijakan dalam bidang agama di tingkat kecamatan,”ujar mantan Kepala Kantor Kemenag Kapuas Hulu dan Kabupaten Bengkayang ini. Untuk itulah, kemampuan seorang kepala KUA dalam ilmu agama sangat diperlukan, karena akan berhadapan dengan berbagai persoalan agama ditatanan masyarakat tingkat kecamatan.

Pembukaan yang dilanjutkan dengan materi ini berisi tentang kedudukan Kantor Urusan Agama sebagai Garda Terdepan Kementerian Agama. Sebagaimana dalam PMA Nomor 34 Tahun 2016, ada 10 items tugas dan fungsi seorang Kepala KUA yang saat ini merupakan penghulu yang mendapat tugas tambahan Kepala KUA.

Untuk itulah motivasi sebagai pimpinan tertinggi Kementerian Agama Kalimantan Barat diberikan oleh Syahrul Yadi kepada Kepala KUA dan Kasi Bimas Islam yang hadir. Dalam dukungannya terhadap tugas dan fungsi KUA, Syahrul Yadi memberikan beberapa motto, slogan dan jargon bagi kepala KUA dalam menjalani pekerjaan sehari hari, hingga merasa akan menikmati dan betul betul melayani sepenuh jiwa.

Sebagai spirit moral, tidak lupa pula Ka.Kanwil Kemenag Prov.Kalbar, Drs.H.Syahrul Yadi,M.Si memberikan beberapa dalil yang mendukung semangat dalam bekerja baik dari Alqur`an maupun Hadits Nabi Besar Muhammad SAW. Perbandingan kebijakan dari tahun ke tahun pun juga dipaparkan suami Hj.Nur Mardiah ini kepada 50 peserta yang hadir, agar mengetahui bahwa Kementerian Agama sangat memperhatikan pembinaan KUA ini.

Tidak hanya Kepala Kanwil Kemenag Kalbar pejabat eselon II yang menjadi Nara Sumber di kegiatan Peningkatan Kualitas Layanan KUA Tahun 2017 ini. Seksi Pemberdayaan KUA juga mengundang Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Bimas Islam Kemenag RI, Dr.H.Mohsen,MM untuk memberikan informasi dan kebijakan terhadap KUA secara nasional. Mantan Ka.Kanwil Kemenag Prov.Maluku Utara ini senang sekali bisa berkunjung ke Kalimantan Barat, sehingga mengetahui permasalahan apa saja yang terjadi dan akan diawa sebagai bahan pengambil kebijakan dimasa mendatang.

Nara sumber lainnya yang tidak kalah berkompeten adalah Kabid Penais Zawa yang juga Plt.Kabid Urais Binsyar yang menyampaikan Sinergisitas 3 Komponen Dalam Pelayanan Prima di KUA. Pemaparan dengan menyampaikan visi dan misi Bimas Islam Kemenag RI, selain itu 3 komponen yang dimaksud adalah Penghulu, Penyuluh dan Kantor Urusan Agama itu sendiri.

Kasi Pemberdayaan KUA, Aris Sujarwono,MH juga memberikan sedikit pengayaan terkait e-monitoring KUA dan IKM yang menjadi tolak ukur kepuasan masyarakat terhadap layanan KUA sebagai standar publik yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Berbagai informasi lainnya juga disampaikan Aris Sujarwono sebagaimana yang didapat dari kegiatan Standarisasi Layanan KUA Nasional Tahun 2017 beberapa hari yang lalu di Jakarta.

Di hari terakhir, Selasa 23 Mei 2017 sebagai nara sumber adalah Dr.Yus Solva,ST,MT praktisi IT Kalbar yang memberi ulasan tentang Berita Hoax Sumber Masalah. Sedikit pula ditambahkan mengenai ulasan Pelayanan Publik Berbasis Online yang ada di Kementerian Agama. Pentingnya menyampaikan pengaruh buruk dari mengkonsumsi berita hoax adalah akan mempengaruhi alam bawah sadar dan berdampak pada kinerja yang dimiliki ASN Kementerian Agama dalam hal ini 9 Kasi Bimas Islam dan 38 Kepala KUA serta 3 JFU di Bidang Urais Binsyar yang secara total sebanyak 50 orang sebagai peserta Peningkatan Kualitas Layanan KUA ini.

Diharapkan dengan mengikuti materi ini, akan terbuka sedikit informasi dan pengetahuan bagi Kepala KUA dan Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat yang hadir di Mercure Hotel Pontianak tersebut. Diakhir kegiatan, panitia membagikan angket evaluasi dan sebagai laporan untuk tindak lanjut kegiatan selanjutnya.

Ditahun mendatang, Seksi Pemberdayaan KUA akan mengemas kegiatan dalam bentuk Standarisasi Pelayanan di KUA tentunya dengan memperhatikan kebutuhan dan perkembangan yang ada. Sehingga KUA di Kalimantan Barat bisa semakin berintegritas dan berdedikasi melayani umat Islam di Kalimantan Barat. Amin Insya Allah ( AS )   

Berita: