BENGKAYANG_Setelah kurang lebih 4 hari melaksanakan kegiatan Diklat Ditempat Kerja (DDTK) Diklat Teknis Subtantif Penerapan Kurikulum 2013 Revisi Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah, tibalah pada hari terakhir yang dirangkaikan dengan penutupan DDTK. Sebelum penutupan, Widyaiswara dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta masih menyampaikan beberapa materi yang dianggap penting untuk disampaikan kepada para peserta diklat.

Tepat pada pukul 10.00 Wib pada hari Jum’at (14/7) panitia dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta, mengakhiri kegiatan Diklat di tempat kerja ini.  Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang H. Mi’rad, S.Ag diminta untuk menutup Diklat Teknis Subtantif Penerapan Kurikulum 2013 Revisi Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Sebelum ditutup, salah seorang Widyaiswara DR. Asip menyampaikan berbagai kesan dan harapannya mewakili para panitia dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas bantuan fasilitas dan sebagainya, kepada rekan-rekan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang. selain itu beliau juga mengharapkan pelajaran, pengalaman, serta kesan yang didapat dari Diklat ini dapat disebarkan dan ditularkan kepada rekan-rekan guru madrasah lainnya yang tidak sempat mengikuti Diklat ini. Agar Diklat yang diikuti bertambah manfaatnya, tambahnya.

Dilanjutkan dengan sambutan penutupan dari Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang H. Mi’rad, S.Ag. diawal sambutannya sebelum menutup kegiatan H. Mi’rad mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada pihak dari dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta yang telah bersedia untuk membagikan ilmu serta pengalaman baru bagi guru-guru madrasah di Kabupaten Bengkayang ini. Beliau juga berharap kepada para peserta Diklat agar mau mempraktekan dan mengamalkan langsung ilmu yang didapat dari Diklat ini, agar ilmu serta pengalaman ini tidak menjadi sia-sia.

Diakhir kegiatan segenap panitia serta Widyaiswara dari dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta juga memohon maaf bila selama Diklat terdapat kesalahan yang sengaja maupun yang tidak disengaja, disamping itu juga panitia juga menginformasikan bahwa ada juga Diklat jarak jauh secara online yang diselenggarakan oleh dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta, peserta dapat mengikutinya setelah mendaftar. Para panitia juga mohon pamit dan undur diri, karena keesokan harinya akan kembali ke Jakarta. Sesi terakhir adalah pembagian sertifikat kepada para peserta. (Akhzari)

Berita: