BENGKAYANG_Setelah kurang lebih 5 hari melaksanakan kegiatan Diklat Ditempat Kerja (DDTK) Diklat Subtantif Penyusunan RPP Bagi Agama Kristen , tibalah pada hari terakhir yang dirangkaikan dengan penutupan DDTK. Sebelum penutupan, Widyaiswara dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta masih menyampaikan beberapa materi yang dianggap penting untuk disampaikan kepada para peserta diklat.

Tepat pada pukul 17.00 Wib pada hari Jum’at (8/6) panitia dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta, mengakhiri kegiatan Diklat di tempat kerja yag dilaksanakan di Aula Kemenag Bengkayang.  Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang, yang kali ini diwakilkan oleh Kasubbag TU H. Damsir, S.Ag diminta untuk menutup Diklat Teknis Subtantif penyusunan RPP bagi guru agama Kristen. Sebelum ditutup, salah seorang Widyaiswara H. Umi Maesaroh menyampaikan berbagai kesan dan harapannya mewakili para panitia dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas bantuan fasilitas dan sebagainya, kepada rekan-rekan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang. selain itu beliau juga mengharapkan pelajaran, pengalaman, serta kesan yang didapat dari Diklat ini dapat disebarkan dan ditularkan kepada rekan-rekan guru agama Kristen  lainnya yang tidak dapat mengikuti Diklat ini. Agar Diklat yang diikuti bertambah manfaatnya, tambahnya.

Dilanjutkan dengan sambutan penutupan dari Kasubbag TU H. Damsir, S.Ag,  diawal sambutannya sebelum menutup kegiatan H. Damsir mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada pihak dari dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta yang telah bersedia untuk membagikan ilmu serta pengalaman baru bagi guru agama Kristen di Kabupaten Bengkayang ini. Beliau juga berharap kepada para peserta Diklat agar mau mempraktekan dan mengamalkan langsung ilmu yang didapat dari Diklat ini, agar ilmu serta pengalaman ini tidak menjadi sia-sia.

Diakhir kegiatan segenap panitia serta Widyaiswara dari dari  Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta yang dalam hal ini disampaikan oleh Kasubbag TU dan yang juga merupakan ketua tim Imanudin juga memohon maaf bila selama Diklat terdapat kesalahan yang sengaja maupun yang tidak disengaja, disamping itu juga panitia juga menginformasikan bahwa ada juga Diklat jarak jauh secara online yang diselenggarakan oleh dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Jakarta, peserta dapat mengikutinya setelah mendaftar. Para panitia juga mohon pamit dan undur diri, karena keesokan harinya akan kembali ke Jakarta. Sesi terakhir adalah pembagian sertifikat kepada para peserta dilanjutkan foto bersama. (Akhzari)

Berita: