Mempawah. Kamis (12/04/18) telah dilaksanakan penyerahan SK Penyuluh Agama Katolik Non PNS Kementerian Agama Kabupaten Mempawah Tahun 2018. Acara dimulai pada pukul 13.00 sd selesai, sesuai jadwal undangan. Kegiatan ini diihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mempawah  H. Kamaludin, M.Pd dan Penyelenggara Katolik Apollo Nearis Frinco, S.S, serta didampingi Pastor Paroki Gregorius Rahmadi, dan semua penyuluh Agama Katolik Non PNS Kemenag Kabupaten Mempawah. Penyuluh yang diberikan SK berjumlah 20 orang sesuai dengan kuota penerimaan dan hasil tes seleksi penyuluh akhir Desember 2017 yang lalu. 

Pengantar Acara kegiatan disampaikan oleh Penyelenggara Katolik Apollo Nearis Frinco. S.S menyampaikan bahwa penyuluh yang lolos hasil seleksi adalah mereka yang telah memenuhi syarat/sesuai juknis yang ditetapkan Dirjen Bimas Katolik dan memiliki Kompetensi, honor Penyuluh dibayarkan berdasarkan DIPA Katolik Kabupaten Mempawah. “Pemberian SK Penyuluh dan Surat Tugas dikeluarkan oleh Kemenag Kabupaten Mempawah”, ujar Apollo Nearis yang pernah menjadi Penyuluh PNS dan sekarang sebagai Penyelenggara Katolik.

Dalam sambutan dan pengarahanya Kepala Kankemenag Kabupaten Mempawah H. Kamaludin, M.Pd, menyampaikan ucapan selamat kepada para penyuluh yang sudah lolos seleksi. "Penyuluh yang lolos adalah orang pilihan yang telah memiliki kompetensi. Mengenai sistem kerja penyuluh adalah sistem kontrak dengan tujuan untuk memonitor kinerja penyuluh itu sendiri. Kalau kinerjanya baik akan dilanjutkan kembali. Tugas penyuluh adalah memberikan pengajaran Iman dan sebagai agen perubahan," ujarnya.

Pastor Gregorius Rahmadi memberikan pembekalan dan sharing kepada penyuluh tentang tugas dalam menjalankan di lokasi binaan masing-masing, Penyuluh adalah pewarta kabar gembira kepada umat. Pada era globalisasi ini tantangan bagi Kemenag sangat banyak. "Ada yang negatif tetapi yang positif kita terima. Dalam melaksanakan tugas harus selalu melakukan koordinasi dengan Penyelenggara Bimas Katolik. Sikap loyalitas  dalam menjalankan tugas harus dimiliki. Dalam menghadapi Isu Hoax, isu SARA yang beredar saat ini, kita harus menciptakan kedamaian dan keharmonisan Toleransi Beragama. Kita mengharapkan penyuluh melaksanakan tugas dengan baik," ujar Pastor Gregorius.

Setelah menyampaikan arahannya, H. Kamaludin menyerahkan SK Penyuluh Agama Katolik Non PNS Tahun 2018 secara simbolis yang diwakili oleh oleh dua seorang penyuluh yaitu Pito dan Kornelia Nelly, S.Ag. Penyerahan SK ini didampingi Penyelenggara Katolik. (Richard/Mpw)

Berita: