Sintang. Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang melalui Kasi Bimas Islam menggelar Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Penerangan Agama Islam (SIMPENAIS) di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif  ( STAIMA ) Jl. Akcaya III Sintang

Hadir dalam acara Kegiatan sosialisasi SIMPENAIS tersebut Kepala Sub. Bagian Tata Usaha H. Syamsul Bahri, S. IP ,  Kepala Seksi serta Penyelenggara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang dan  diikuti sekitar 50 orang yang terdiri dari seluruh penyuluh fungsional dan penyuluh Agama Islam non PNS Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang.

Dalam sosialisasi tersebut, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kab. Sintang H. Aswad, S. IP dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebagai langkah persiapan dan pemantapan dalam melakukan pendataan lembaga penerangan keagamaan Islam yang ada di lingkungan Kantor Kemenag Kab. Sintang. Aswad kemudian  bahwa SIMPENAIS ini dikembangkan untuk memudahkan dalam melakukan pendataan sistem penerangan agama Islam dan data lembaga secara online yang dapat digunakan menjadi salah satu sumber informasi agama Islam.

Kembali disampaikan Aswad, Apliaksi SIMPENAIS berisi tentang 17 data-data keagamaan, diantaranya penyuluh agama PNS dan Non PNS, Majelis Taklim, Lembaga Islam, Qari dan Qariah, Mufassir-mufassirah, Dewan Hakim, dan lain-lain. SIMPENAIS juga menyimpan data-data penyuluh by name by address yang dapat dilacak keberadaannya dan bisa terkoneksi langsung dengan para pengambil kebijakan. Oleh karena itu ia mengharapkan kepada seluruh peserta agar menyimak dengan baik materi yang diberikan sehingga nantinya tidak hanya output kegiatan yang bagus tetapi juga outcome-nya.

Diakhir penyampaiannya, tak lupa Aswad menyampaikan pesan kepada para penyuluh agama Islam agar dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat jangan sampai membuat resah dengan menanamkan faham-faham tertentu misalnya dalam hal-hal khilafiyah yang ada di masyarakat.

Sementara itu Plt. KakanKemenag Kab. Sintang, H. Anuar Akhmad S. Ag yang membuka langsung Kegiatan tersebu. Dalam sambutannya Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang menyampaikan bahwa pendataan lembaga penerangan agama islam di setiap tempat kepenyuluhan, merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi dan investasi potensi dakwah.

Sedangkan potensi dakwah yang perlu diidentifikasi meliputi, data potensi bimbingan dan penyuluhan agama islam, lembaga kemitraan umat islam, pengembangan al qur’an dan hadits, pengembangan seni budaya islam serta publikasi dakwah dan HBI, tutur Beliau.

Untuk memperoleh sebuah informasi dalam rangka identifikasi potensi dakwah, maka penyuluh harus memiliki kriteria, tidak mengharapkan sesuatu yang bersifat materi, memiliki sifat tasamuh (tenggang rasa/toleransi) dan amar ma’ruf nahi mungkar.

"Dari sisi pentingnya tugas tersebut, maka untuk membantu tugas Kementerian Agama, peran penyuluh agama di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan, karena merupakan ujung tombak potensi dakwah dalam rangka memberikan sebuah informasi secara lengkap dan akurat,“ tandas Anuar Akhmad.

Acara sosialisasi dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Sugianto dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, selaku operator SIMPENAIS Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar. (akil, sintang)

Berita: