PUTUSSIBAU-KAPUAS HULU – “Ilmu adalah milik Allah, seorang hamba berkewajiban menuntut ilmu, mengamalkan dan menyampaikanya kepada orang lain, hal itulah yang melatar belakangi kami membimbing para ibu majelis taklim berupa tahsin alquran”, ungkap Astuti salah satu Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Putussibau Utara usai mengajari tahsin alquran di Masjid Nurul Hidayah Desa Mupa Kecamatan Putussibau Utara, Jumat (14/09/2018).

Ustzdah Madin Plus Putussibau tersebut mengatakan, pembinaan tashin Majelis Taklim Nurul Hidayah Desa Mupa merupakan agenda mingguan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari  jumat. Tempat pelaksanaanya berpindah-pindah yakni di Masjid Desa Mupa, Masjid Sibau Hulu dan Masjid Sibau Hilir. Materi yang difokuskan adalah materi tahsin dengan tujuan untuk memberikan pembekalan kepada para ibu tetang  tata cara membaca al quran sesuai dengan kaidah yang benar.

Astuti menilai, respon para ibu dengan materi tersebut cukub besar, hal tersebut terlihat dari semangat mereka didalam mengikuti bimbingan. Bahkah saking semangatnya ada salah seorang yang meminta agar jumlah pertemuanya ditambah. “Kami belum bisa memberikan jawaban, mengingat kami juga memiliki jadwal kegiatan lainya”, tandas Ustadzah kelahiran Malang.

Beliau berharap agar semangat ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Hidayah Mupa dipertahankan, serta menjadi motivasi bagi para ibu Majelis Taklim lainya didalam menutut ilmu. Yang harus disadari bahwa setiap mukmin yakin bahwa membaca Alquran saja sudah termasuk amal yang sangat mulia dan akan mendapat pahala berlipat ganda. “Sebab yang dibacanya itu adalah Kitab Suci Ilahi”, pungkas Ustadzah Astuti. (Ms/Kh).

Berita: