Bertempat di ruang tengah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya yang ditata menjadi aula dilaksanakan pengambilan sumpah Pejabat Fungsional Tertentu, senin(2/10). Acara ini dimulai jam sepuluh pagi yang dihadiri Kasi, Penyelenggara, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, dan staff Kantor Kemenag Kubu Raya.

Acara diawali  dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan dirigen bu Herlina, S.Pd. yang diambil sumpah yaitu Muzahar (III/c) jabatan baru Penghulu Pertama KUA Kecamatan Sungai Kakap, Rasuki, S.EI (III/b) jabatan baru Penghulku Pertama KUA Kecamatan Kuala Mandor B, Ahmad Amin, S.Ag (III/c) jabatan baru Penghulu Pertama KUA Kecamatan Teluk Pakedai, Zuraidah, S.Sos.I (III/a) jabatan baru Penyuluh Agama Kecamatan Sungai Kakap, dan Drs. Samarken (IV/a) jabatan baru Pengawas Sekolah Madya PAI.

Sumpah diambil oleh Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A dengan didampingi rohaniawan Muhammad Ilham, S.Sos.I yang disaksikan oleh Drs. H. Zainuddin dan Drs. H. M. Fauzi.

Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor yang meminta agar semua pegawai jangan takut dimutasi karena suatu hari saya juga akan dimutasi. Mengapa penyumpahan penting karena kita sebagai Aparatur Negara bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kita sebagai Aparat Negara akan mengambil sumpah atau di sumpah, jelasnya.

"Selamat kepada yang disumpah. Anda adalah corong Kementerian Agama, jika anda sukses maka Kementerian Agama juga sukses," katanya mengapresiasi. "Kita menjadi pandai karena kita pernah salah, tapi jangan salah terus. Mari kita sebagai manusia terus belajar," ajaknya.

Pengawas agar memahami hakekatnya dalam hal manajemen dengan guru dalam ketuntasan proses belajar mengajar. Untuk penghulu agar meminimalisir nikah siri, dan ini adalah tantangan yang berat tapi sederhana. Tugas ini dapat dikoordinasikan dengan penyuluh dalam hal memberikan penjelasan terkait regulasi/peraturan tentang legalitas pernikahan terkait perlindungan perempuan dan anak, terangnya.

Kita suatu saat akan ada akhir sebagai manusia, mari kita minta akhir yang baik kepada Allah SWT. Terima kasih untuk perhatiannya. Semangat kerja dengan fokus pekerjaan kita dalam mensejahterakan umat dan pembinaan pemahaman agama yang berkualitas. Kita adalah pengawal kerukunan. Syukuri yang kita terima maka Tuhan akan memberi kita nikmat yang kedua dan seterusnya jika bersyukur, tutupnya bijak.

Acara ini ditutup dengan doa yang dipimpin H. Mujib, S.Ag.,M.Si. (Bond/KKR)     

Berita: