Sintang, 7 Agustus 2017, Bertempat Di Hotel Bagoes Jl. Dharma Putra Sintang Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang melaksanakan Kegiatan Pembinaan Guru Agama Katolik. Yang berlangsung selama 1 hari.

Kegiatan yang dihadiri Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag, Kepala Ka. Sub. Bag. TU. H. Syamsul Bahri, S. IP, Kasi, Penyelenggara dan diikuti sekitar 40 Orang Guru Pendidikan Agama Katolik dengan bertemakan PERAN TEKHNOLOGI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALTAS GURU yang dibuka langsung oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag didampingi oleh Efendi Lion, SS selaku ketua Pelaksana pada kegiatan ini.

Kegiatan ini dibagi dalam tiga Sesi dan menghadirkan 3 (tiga) Orang Nara Sumber yaitu sesi I Pandangan Gereja Katolik tentang Pewartaan Iman Berbasis Digital yang disampaikan oleh Frensius Suprijadi, CM, Sesi II Mengelola Bahan Ajar Berbasis Digital disampaikan oleh Florentina, S. Ag, M. Th dan Sesi III Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Tekhnologi Digital yang disampaikan oleh Suko, SS, M. Pd.

Dalam sambutannya Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag menyampaikan bahwa setiap pendidik tahu bahwa belajar bukanlah sesuatu yang dilakukan hanya di kelas atau di bawah pengawasan guru. "Dewasa ini, seringkali sulit menjangkau setiap siswa di kelas dengan menggunakan pendekatan kurikulum yang sama. Dengan pemikiran ini, calon guru memiliki sumber daya tanpa henti untuk membimbing siswa ke tingkat pembelajaran yang lebih tinggi,", ujarnya.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa perkembangan penggunaan teknologi komputer dalam dekade terakhir telah memiliki efek mendalam pada banyak sekolah dan ruang kelas di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penggunaan teknologi untuk memperbaiki pendidikan akan membawa manfaat untuk masa depan di semua bidang masyarakat. Ruang lingkup proyek ini mempertimbangkan banyak cara teknologi yang dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan.

Teknologi infomasi dan komunikasi merupakan cara atau teknik seseorang mendapatkan data, informasi dan pengetahuan dari manapun, yang bisa diakses kapanpun. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan. Dalam dunia pendidikan perkembangan TIK mulai dirasa mempunyai dampak positif terhadap pembelajaran di kelas. Perkembangan TIK di Indonesia masih belum merata secara keseluruhan. Hal ini dikarenakan fasillitas dan SDM yang belum memadai.

H. Anuar kemudian mengajak semua pihak memikirkan program untuk meningkatkan dan meratakan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan. "Guru perlu berinovasi dalam membuat bahan ajar untuk memotivasi siswa agar lebih menyenangkan. Hal ini dapat meningkatkan profesional guru dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya. ( Akil_Sintang )

Berita: