Dalam rangka mengenalkan Pondok Pesantren Matha’ul Anwar Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang kepada Masyarakat dan menegakkan Syi’ar Islam dengan tibanya bulan Rajab 1439 H dan menyambut tibanya bulan suci Ramadhan 1439 H.

Pondok pesantren ini melaksanakan acara memperingati Isra' Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW dengan pemberi ceramah hikmah Kepala Kantor Kemenag Kubu Raya Drs. H. Ja’far A. pukul sepuluh pagi, selasa (24/4).

Isra' Mi’raj adalah peristiwa yang dialami Muhammad nabi pilihan Allah SWT, yang dipilah dan di pilih dari nabi terdahulu. Sebelum Islam hadir semua tidak bermakna, ketika Islam hadir semua menjadi bermakna, jelasnya memulai tausiah.

Subuh dan zuhur itu hanya perantara. Perantara-perantara itu kita lakukan maka semua aktivitas kita adalah ibadah, katanya mengimbau.

Tujuan akhir ibadah adalah apa yang kita lakukan di dunia ini. Dalam semua aktivitas kita haruslah senatiasa berzikir kepada Allah SWT. insya Allah kita meninggal  Khusnul khatimah, harapnya.

Sidratul Muntaha adalah sebuah pohon besar yang berada di langit ketujuh. Ia adalah pemisah. Disebut muntaha (akhir) karena ia merupakan batas akhir dari sebuah perjalanan. Tidak ada satu makhluk pun yang pernah melewatinya kecuali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh para ahli, Sidratul Muntaha adalah pohon kedamaian. Mari mulai hari ini kita tanam pohon kedamaian di rumah kita, ajaknya.

"Anggap sholat kita ini adalah sholat terakhir. Mari Perbaiki kualitas sholat kita. Tebarkan kedamaian, inilah sholat terakhir kita," tutupnya.

Turut hadir para tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan instansi pemerintah setempat. (Bond/KKR)   

Berita: