Jelang pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler tahun 2018 dan persiapan manasik haji, Seksi Penyelenggara Haji & Umroh (PHU) Kankemenag Kabupaten Kubu Raya laksanakan Rapat Koordinasi Haji dan Umrah di Masjid Mujahid Asrama Gatot Sungai Raya, Rabu(25/4) jam delapan pagi.

Peserta rapat koordinasi dihadiri oleh Kasi PHU H. Mujib, S.Ag., M.Si, Kepala KUA Kecamatan se Kabupaten Kubu Raya, dan Penyuluh Agama Islam.

Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A dalam rakor ini menyampaikan bahwa rapat ini dalam rangka kita mempersiapkan program kerja yaitu manasik haji, pelepasan sampai penjemputan jamaah Haji tahun 2018.

Beliau mengingatkan kepada setiap peserta untuk menomor satukan acara resmi Kantor. Utamakan kegiatan kantor, ini tugas kita karena setiap tahun kita disoroti masalah haji. Walaupun setiap tahun kita memperbaiki diri, selalu ada kritik dari masyarakat. Maka dari itu kontrol kita tidak boleh kendor, ingatnya.

Maksimal pelaporan dari setiap kegiatan harus satu bulan dimana SPJ harus sesuai petunjuk yang telah ditentukan, jangan lupa tanda tangan peserta manasik haji di laporan kegiatan, pintanya.

Petugas haji harus sesuai kapasitasnya, bekerja dalam rangka melayani kepentingan umat, katanya tegas.

Kuota haji reguler untuk Kubu Raya 307 jamaah dengan manasik delapan kali di Kecamatan dan dua kali di tingkat Kabupaten berkerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya, infonya.

Untuk Kepala KUA senantiasa pantau ormas-ormas terlarang, ini tugas KUA. KUA itu ujung tombak jangan sampai tumpul. Tugas yang utama itu pelayanan keagamaan di masyarakat, ujarnya memotivasi.

"Regulasi haji sudah jelas, utamakan calon jamaah haji maka kita akan diberikan berkah dari Allah SWT. Orang sabar bersama Allah, walalupun pahit seperti empedu tapi buahnya manis melebihi madu," ungkapnya menasehati.

Akhirnya Rapat Koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Kubu Raya Drs. H. Ja’far A dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim yang disusul ketukan tiga kali di mic. (Bond/KKR)

Berita: