Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang didampingi Kasubbag TU dan sejumlah stafnya terlihat menghadiri Kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H di Masjid At Taqwa Kendawangan, Rabu (20/09)

Masjid yang terletak di satu komplek dengan Raudhatul Athfal At Taqwa dan Madrasah Ibtidaiyah At Taqwa Kendawangan terpantau ramai sekali oleh jamaah yang menghadiri kegiatan. Sebelum dimulai kegiatan tausiyah grup rebana Remaja Masjid At Taqwa melantunkan sholawat sehingga menjadikan suasana menjadi semakin khidmat.

H. Ekhsan yang duduk di barisan paling depan tampak sangat khusyuk turut melantunkan sholawat yang disampaikan kepada Nabi Muhammad, manusia paling mulia yang syafaatnya sangat didamba-dambakan oleh seluruh umat manusia diakhirat kelak.

Dalam Tausiyahnya H. Ekhsan menyampaikan pentingnya memperingati tahun baru hijriyah. “Kita sebagai orang tua harus mempekenalkan tahun baru Islam kepada para generasi penerus kita. Jangan sampai anak-anak kita tidak tahu tahun baru Islam, tidak faham nama-nama bulan dalam kalender Islam. Jangan sampai hal tersebut terjadi,” tutur H. Ekhsan.

“Peristiwa hijrah ini harus kita maknai dengan meninggalkan keburukan menuju kebaikan, meninggalkan kemaksiatan menuju ketaatan, meninggalkan kemungkaran menuju ketakwaan,” tambah H. Ekhsan.

Suami dari Hj. Rusnila tersebut juga menyampaikan bahwa Ada beberapa keistimewaan yang ada pada bulan yang pertama adalah bahwa bulan Muharram adalah bulan yang pertama dalam kelender Hijriyah, yang kedua bulan Muharram termasuk salam satu dari empat bulan yang diadikan Allah sebagai bulan yang haram sebagaimana firman Allah yang ada dalam Qur’an Surat At Taubah Ayat 36. Yang ketiga pada bulan Muharram ini kita disunnahkan untuk berpuasa. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di Bulan Ramadhan. Sedangkan keutamaan yang keempat adalah pada bulan Muharram terdapat hari Asyura’. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa pada hari Asyura atau tanggal 10 Muharram dapat menghapus dosa setahun yang lalu. Demikian disampaikan H. Ekhsan dengan sesekali diselingi candaan sehingga para jamaah tampak antusias mendengarkan ceramah.

Mengakhiri ceramah H. Ekhsan berpesan kepada para jamaah supaya membangun benteng untuk menyelamatkan akhlak generasi muda dengan ajaran agama Islam. “Kita jangan sampai lengah, jangan  sampai lalai, kita bersama harus membangun benteng untuk melindungi generasi muda kita, generasi penerus kita dengan ilmu agama. Karena dengan ilmu agama yang dibarengi dengan kemuliaan akhlak maka generasi penerus kita akan dapat selamat dalam menghadapi tantangan zaman  yang semakin komplek permasalahannya ini,” pesan H. Ekhsan. (Safruddin_Ketapang)