Pontianak (Kemenag) --- Sekjen Kemenag M. Nur Kholis Setiawan mengukuhkan Duta Akrual Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat. Pengukuhan ini dilakukan bersamaan dengan Workshop Peningkatan Kualitas SDM Laporan Keuangan dan BMN.

Ada 31 Duta Akrual yang dikukuhkan. Mereka berasal dari IAIN Pontianak, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKatN) Pontianak dan Kankemenag Kabupaten/ Kota se Provinsi Kalimantan Barat. Tampak turut hadir,  Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat Ridwansyah.

Kepada para duta akrual, Sekjen berpesan tentang kepercayaan. Menurutnya, setiap jabatan, baik struktural maupun fungsional, adalah bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan cara menguasai substansi pekerjaan yang diamanahkan.

“Begitu amanah melekat kepada kita, apapun amanah itu yang sedang kita emban, maka tidak ada alasan kita tidak menguasai substansi terhadap amanah tersebut, agar kita nyaman dalam bekerja,” ujar M. Nur Kholis Setiawan di Pontianak, Rabu (10/10).

Untuk itu, lanjut M Nur Kholis, para duta akrual harus melakukan pendalaman terhadap substansi terhadap tugas dan fungsinya. Jika tidak, itu bisa memunculkan ketidakpercayaan. 

Selain itu, duta akrual juga harus memahami dan membedakan antara program prioritas, mandatory, dan program rutin. “Dalam menjalankan tugas dalam mengeksekusi kegiatan atau program yang melibatkan keuangan negara, wajib hukumnya memiliki payung regulasi,” ucap Nur Kholis. (Ali)

Sumber : kemenag.go.id

Berita: