SINGKAWANG. Pondok Pesantren Ushuluddin Singkawang kembali memperingati Milad yang ke 44 sekaligus pelepasan santri-santriwati kelas VI Madrasah Ibtidaiyah, IX Madrasah Tsanawiyah dan kelas XII Madrasah Aliya pada Sabtu (12/5) di Pontren Ushuluddin Singkawang. Dalam peringatan milad pondok pesantren yang berdiri pada 20 Mei 1974 ini,  hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang Nahruji, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mahfudz Sidiq, para orangtua wali santri dan tamu undangan lainnya.  

Dalam perayaan milad kali ini pimpinan pondok pesantren ushuluddin KH Bujang Rasnie, mengajak hadirin yang hadir untuk memanjatkan doa untuk para  pendiri pesantren ushuluddin yang sudah wafat, para ustadz-ustadzah yang pernah mengabdikan dirinya untuk pesantren ushuluddin. “Kita doakan para pendiri pesantren ushuluddin dan guru-guru yang pernah mengabdikan dirinya di pesantren ushuluddin ini, yang saat ini mereka telah mendahului kita, semoga Allah ampuni dosa-dosa mereka dan dilapangkan kuburnya dengan rahmat dan kasih sayang Allah SWT”, ungkapnya.  Untuk pelepasan santri-santriwati, menurutnya yang diwisuda pada tahun ini sebanyak 267 santri-santriwati. “Santri-santriwati yang diwisuda pada tahun ini secara keseluruhan berjumlah   276 orang, terdiri dari santri kelas VI Ibtidaiyah sebanya 32 orang,  santri kelas IX MTs  sebanya 157 orang, santri kelas XII Madrasah Aliyah, sebanyak 87 orang”, sebutnya.

Pada kesempatan tersebut KH Bujang Rasnie juga menyebutkan beberapa prestasi telah diraih santri-santriwati pesantren Ushuluddin Disebutkan Rasnie,  pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) santri-santriwati  pada tingkat Madrasah Aliyah ushuluddin lulus sebanyak 4 orang (dua orang di lulus jurusan Pendidikan Dokter UNTAN dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, satu orang di jurusan Teknik Informatika UIN Jakarta, dan satu orang lagi di jurusan Adminisrasi Negara UNTAN). Kemudian ada tiga orang lagi yang telah lulus Poltekes Negeri Pontianak. Adapun yang lulus seleksi masuk UIN dan IAIN sebanyak 22 orang (ada yang di UIN Yogyakarta, UIN Bandung, UIN Surabaya dan IAIN Pontianak).

Sementara itu ketua panitia milad Agus Salim mengungkapkan dalam perayaan milad kali ini ada beberapa kegiatan yang telah dilaksanakannya diantaranya Garuda Competition (lomba pengibaran bendara dan LKBB), khatmil quran dan wisuda tahfidz serta pemberian santunan kepada masyarakat kurang mampu.

Suasana meriah dan kebahagian begitu tampak dalam perayaan milad pesantren ushuluddin, yang tidak hanya dirasakan oleh para ustad-ustadzah, santri-santriwati, namun juga dirasakan oleh orangtua wali santri. Seperti yang diungkapkan Muazdi dari Jawai “ Alhamdulillah acaranya meriah dan terasa khidmat. Saya sebagai orangtua merasa bahagia, dan berterimakasih kepada pesantren ushuluddin, karena telah mendidik anak saya disini selama 6 tahun mulai dari Tsanawiyah sampai Aliyah”, ujar orangtua dari Elga. (miftah)

Berita: