Senin, 23 Juli 2018 bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Kayong Utara, telah berlangsung kegiatan Public Hearing pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendidikan Keagamaan di Kabupaten Kayong Utara.

Public Hearing dipimpin langsung oleh wakil Ketua DPRD yakni H. Ilyas yang merupakan Dewan dari partai PKB, dan didampingi oleh anggota lainnya khusus dari Komisi 3 Keagamaan, peserta yang hadir pada acara tersebut dari Kantor Kementerian Agama, MUI, Menkumham Provinsi Kalbar, dan Pimpinan Lembaga Keagamaan.

Raperda Pendidikan Keagamaan di Kabupaten Kayong Utara di dasari oleh harapan Masyarakat yang menginginkan adanya pendidikan keagamaan yang memiliki porsi lebih, karena kalau di sekolah hanya 2 jam, sementara perilaku dan akhlak para remaja saat ini sangat memprihatinkan mulai dari adanya seks bebas dan kenakalan remaja lainnya.

Dengan latar belakang tersebut Masyarakat dan DPRD sepakat untuk membentuk Perda yang mengakomodir Pendidikan Keagamaan, agar Madin, TPQ, dan Ponpes yang hari ini berjalan apa adanya hanya mengharapkan perjuangan masyarakat, maka harapannya dengan adanya perda ini Pemerintah Daerah dapat memberikan perhatian lebih kepada Lembaga Keagamaan yang ada di Kabupaten Kayong Utara. (Sudirmansyah)

Berita: