SEKADAU. Pada hari Jumat (26/5/2017) Kementerian Agama Kab. Sekadau menggelar Rakor Haji dengan instansi terkait diantaranya Dinas kesehatan, Perhubungan, Kepolisian, Sat pol PP, bagian Kesra, perwakilan Calon Jamaah Haji (CJH). Rakor yang di mulai pukul 08.00 Wib tersebut membahas pemeriksaan kesehatan CJH, pemberian manasik, penyiapan obat-obatan, pemberangkatan hingga kepulangan, petugas pendamping, persiapan penginapan untuk istirahat di asrama haji pontianak dan batam. 

Selain itu di bahas pula titik awal lokasi pemberangkatan CJH dari Sekadau hingga embarkasi batam, penyiapan petugas keamanan serta transportasi. Kepala Kemenag Kabupaten Sekadau H.Darohman,S.Ag.M.SI di dampingi penyelenggara Haji dan Umrah Abdillah,S.Pd.I mengatakan kegiatan haji merupakan acara yang menyedot perhatian, bukan hanya nasional namun internasional. 

Menyikapi hal tersebut perlu kesiapan yang matang dalam pemberangkatan hingga kepulangan jamaah. Haji melibatkan orang banyak, kesiapan petugas sehingga menimalisir kesalahan selama mendampingi CJH. Kepada semua pihak yang terkait, hendaknya memiliki tanggung jawab saat mengantar CJH hingga ke pontianak dan batam.

Kemenag secara teknis dalam hal pendaftaran, alur tanggung jawab ada Pemerintah Daerah. Terkait kuota haji kewenangan ada di gubernur, oleh karena itu pertemuan ini sebagai persiapan pkeberangkatan CJH Kabupaten Sekadau bisa berjalan baik. Semua umat ingin berhaji, lanjut Darohman hal itu terlihat dari kuota haji yang masih panjang daftar tunggunya. 

Perihal Kuota daftar tunggu haji Kabupaten Sekadau sampai bulan mei tahun ini sebanyak 550 CJH. Daftar tunggu sekitar 9 tahun, perkiraan berangkat 2017-2028. Berikutnya Pemondokan Haji Sekadau perkiraan 3 km dari makkah. Dana optimalisasi haji di pergunakan untuk subsidi pemondokan di makkah, madinah. Ia berharap pelaksanaan haji tahun ini dapat berjalan baik dan sukses. (Humas-KemenagSKD)

Berita: