LEDO_Kamis (1/2) Forum Komunikasi  Penyuluh Agama Islam (FKPAI) menyelenggarakan rapat koordinasi perdana penyuluh agama Islam non PNS zona 4 yang meliputi wilayah Kec. Ledo, Kec. Sanggau Ledo, Kec. Suti Semarang, Kec. Tujuh belas dan Kec. Jagoi Babang. Rakor yang dilaksanakan di Balai nikah dan manasik Haji Kecamatan Ledo ini diikuti oleh hampir seluruh penyuluh yang berada di zona 4, namun ada beberapa yang berhalangan hadir karena alasan tertentu.

Rapat yang baru pertama diselenggarakan ini, dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua FKPAI zona 4 H. M. Ahsan, menurut H. Ahsan tujuan rakor kali ini adalah agar membuka jalur dan mempermudah jalur komunikasi antar kecamatan di zona 4 serta agar dapat saling bantu dan saling belajar. Sambutan berikutnya adalah dari Kepala KUA kec. Ledo Ari, S.Sos yang mengucapkan selamat datang kepada para peserta rakor di gedung Balai Nikah dan Manasik Haji yang baru setelah beberapa bulan direnovasi, Ari berpesan agar rakor seperti ini rutin diselenggarakan dan tempat rakor bisa digilirkan dengan Gedung Balai Nikah yang lain.

Selanjutnya adalah sambutan dari Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang H. Sy. Machmud, S.H yang datang untuk melakukan pembinaan sekaligus pengarahan kepada para penyuluh agama Islam non PNS ini. Menurut H. Sy. Machmud penyuluh agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam melakukan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, oleh sebab itu Penyuluh agama harus mampu meredam isu-isu yang bergejolak dimasyarakat khususnya yang berada diwilayah penyuluh masing-masing. Penyuluh juga harus mampu menjawab isu-isu strategis yang banyak muncul, seperti penyalahgunaan Narkob, KDRT, kekerasan seksual, dan paham radikal. Terlebih banyak isu-isu yang berkembang mendekati masa-masa pilkada ini, penyuluh agama harus ikut ambil bagian agar Pilkada yang diselenggarakan menjadi aman, tertib dan damai. Tak lupa diakhir sambutannya  beliau memberi semangat dan motivasi keada para peserta rakor ini.

Berikutnya adalah sambutan sekaligus arahan dari Kasi Bimas Islam Drs. H. Paija yang mana menurut beliau saat ini para penyuluh harus selalu update terhadap isu kekinian yang berkembang di masyarakat, saat ini banyak media yang bisa dimanfaatkan mulai dari media elektronik hingga media cetak maupun media internet. Diakhir arahannya H. Paija juga mengingatkan agar para penyuluh tidak lupa memberikan laporan rutin tiap bulannya kepada koordinator masing-masing wilayah. (Akhzari)

Berita: