Sebagai persiapan pelaksaaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) maka Kantor Wilayah Kementerian Agama Provonsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan UN dan UAMBN Madrasah serta Pelatihan Proktor Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Pada Madrasah Tsanawiyah  dan Marasah Aliyah Tahun 2018

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kalbar Drs. H. Syarifendi menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 11 s.d 13 Februari 2018. “Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana Bidang Pendidikan Madrasah yang banyak ditunggu oleh para kepala Madrasah sebagai penyelenggara Ujian nasional” jelasnya saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan di Hotel Borneo Pontianak, Minggu, (11/2/2018).

Lanjutnya, kegiatan ini dikuti oleh 154 peserta yang terdiri dari Kepala Seksi Madrasah/Pendidikan Islam/TOS, Kepala Madrasah Penyelenggara Ujian Nasional se-Kalimantan Barat serta petugas operator Ujian Nasional Berbasis Komputer Pada Madrasah penyelenggara UN tersebut.

Kegiatan Rapat Koordinasi dan pelatihan Pelatihan Proktor Ujian Nasional Berbasis Komputer ini dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Prov. Kalbar Drs. H. Ridwansyah, M.Si. Dalam arahannya beliau menjelaskan bahwa salah satu misi Kanwil Kemenag Kalbar adalah meningkatkan Mutu Madrasah yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan pengembangan madrasah baik terhadap kurikulum, guru, kesiswaan maupun sarana dan prasarananya.

“Tidak lama lagi kita akan menyelenggarakan Ujian Nasional dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional, oleh karena itu mari kita sukseskan penyelenggaraan Ujian tersebut dengan regulasi yang ada,” harap Ridwansyah kepada seluruh peserta.

Kakanwil menambahkan bahwa ending dari kegiatan Rakor ini adalah bagaimana pelaksanaan ujian nasional tahun ini bisa berjalan lancar, walaupun masih ada permasalahan seperti terbatasnya sarana dan prasarana di daerah.

“Tentunya secara umum tujuan penyelenggaraan UN menggunakan pola berbasis komputer adalah untuk  mempermudah peserta maupun penyelenggara UN dalam  menentukan standarisari nilai akhir siswa selama proses belajar mengajar di Madrasah,” imbuhnya.

Oleh karenanya beliau menghimbau agar para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut untuk menyampaikan kepada rekan-rekan di daerah sehingga informasi terkait penyelenggaraan Ujian ini dapat di pahami oleh seluruh penyelenggara Ujian di Kalimantan Barat. (Ir-Inmas)

Berita: