Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya yang dipimpin Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A didampingi Kasi Pendis H. Agus Safwan dan Kepala MAN Kubu Raya Dr. Nana Kusnadi menghadiri rapat pembentukan MAN Filial Punggur Kecil di ruang guru MTs Miftahussalam yang terletak di Jalan Parit Husin Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap, selasa (23/1) pukul sembilan pagi. Dalam rapat ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya, Ketua Yayasan Miftahussalam, Anggota DPRD Kubu Raya dari fraksi Nasdem dapil Sungai Kakap UTIN NURVITA, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT, Ketua RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Rapat ini dimulai dengan doa dan dilanjutkan dengan pegantar dari yayasan, perwakilan masyarakat, kepala desa, anggota DPRD Kubu Raya, Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya, Kepala Dusun, Ketua RT dan Ketua RW. Yang mana semua nya sangat mendukung dibentuknya MAN filial di Kecamatan Sungai Kakap ini. Ini semua demi kepentingan pendidikan di Kecamatan Sungai Kakap. Semuanya berharap rencana ini dapat direalisasikan dan sukses.

Kepala MAN Kubu Raya Dr. Nana Kusnadi dalam arahannya mengatakan pentingnya rasio guru dan murid serta SDM lainnya dalam memenuhi syarat penegerian madrasah. Sebelum menjadi negeri dan berdiri mandiri maka selama masa filial tanggung jawab penuh di MAN Kubu Raya. Semoga penegerian ini terwujud dan sukses, harapnya menutup.    

Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A dalam arahannya mengucapkan terima kasih untuk komitmen semua pihak. Mendengar dukungan dari desa, dusun, kepala dinas, anggota DPRD saya senang sekali. Semoga ini menjadi sebab Allah SWT turunkan berkahnya, katanya mengapresiasi.

Syarat paling utama dari penegerian madrasah adalah penyerahan sertifikat dari pihak yayasan yang selanjutnya akan menjadi tanggung jawab penuh MAN Kubu Raya, jelasnya.

Kemudian beliau menceritakan pengalaman beliau dalam penegerian suatu madrasah. Dalam penegerian suatu madrasah banyak tahapan dan syarat yang lengkap. Inilah romantika madrasah. Segera lengkapi semua persyaratan, pintanya.

Terima kasih untuk inisiatifnya. Dalam proses serahkan dulu sertifikatnya serta syarat dukungan masyarakat dari desa kemudian ke kanwil dan bupati, terangnya.

Semoga semua diberi kemudahan oleh Allah SWT. Mari kita belajar menjadi penurah seperti sahabat Nabi Muhammad, SAW yaitu Utsman bin Affan. Ini warisan kita untuk generasi kita. Orang pintar yang benar dan komitmen, itu yang kita mau, harapnya menutup. (Bond/KKR)

Berita: