Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) merupakan salah satu sistem yang harus dilakukan oleh Instansi/Lembaga yang ada di Republik ini, Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pgs Kanwil Kemenag Prov. Kalbar Drs. H. Syarifendi saat memimpin Rapat Koordinasi Pembentukan Tim SPIP dan Reformasi Birokrasi (RB) di Operation Room, Rabu, 13/12/2017.

Katanya hal tersebut telah disebutkan dalam dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang menjelaskan bahwa bahwa SPIP adalah Sistem Pengendalian Intern yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Kepada seluruh Kepala Bidang, Pembimas dan Kasubbag di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar yang hadir dalam rapat tersebut Syarifendi berharap agar setiap Satuan Kerja (Satker) maupun Unit Kerja mampu mengatur dan menyelenggarakan sistem pengendalian intern di lingkungannya secara menyeluruh, karena hal ini akan berpengaruh kepada kredibilitas layanan Kementerian Agama.

“Kegiatan pengendalian tersebut adalah semua tindakan yang dilakukan untuk mengatasi semua permasalahan serta penetapan dan pelaksanaan kebijakan dan prosedur untuk memastikan bahwa tindakan yang telah dilaksanakan secara efektif dan efesien,” ujarnya.

Pantauan Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Kalbar Hj. Maryam yang turut hadir dalam rapat tersebut menuturkan bahwa dalam waktu dekat Tim SPIP dan RB Kanwil Kemenag Kalbar akan segera ditetapkan, oleh karena itu, seluruh peserta rapat diminta kesediaannya untuk menjadi anggota, dan akan diadakan pertemuan lanjutan sesuai dengan SK yang telah ditetapkan. (Ir-Inmas)

Berita: