Dalam rangka mengevaluasi serapan anggaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar dilakukan rapat yang di pimpin langsung oleh Kakanwil Kemenag Drs.H.Syahrul Yadi, M.Si dihadiri oleh para Kepala Bidang, Pembimas dan Kasubbag di Lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar.

Kabag TU Drs.H.Ridwansyah, M. SI dalam kata pengantarnya menjelaskan materi rapat dengan memaparkan beberapa agenda pokok bahasan diantaranya:

1. Terkait audit BPK,BPKP dan Irjen.

2. Terkait aset tanah milik Kementerian Agama yang dari 192 titik , 34 titik masih bermasalah dengan status tanah kepemilikan Pemda, wakaf  dan milik perorangan.

3. Serapan anggaran yang baru mencapai 49,02 %. Artinya masih tersisa anggaran sebesar 50,98 % di bulan agustus akhir 2017. Secara Nasional bahwa Kanwil Kemenag Kalbar secara nasional berada pada posisi 27 dari 34 Provinsi se Indonesia.

4. Dalam rangka menyiapkan audit kinerja tahun 2017.

5. Pembenahan perpustakaan milik Kanwil Kemenag .

6. Aset BMN yang masih belum dikembalikan ke kantor.

7. Hal-hal lainnya terkait layanan cepat kepada masyarakat.

Kakanwil Kemenag Kalbar mengurai satu persatu beberapa persoalan yang harus di tuntaskan untuk kemudian di carikan solusinya. Pertama masalah audit yang harus segera ditindaklanjuti penyelesaiannya baik yang menyangkut keuangan maupun administrasi. Kedua mengenai asset tanah milik kementerian agama yang belum jelas statusnya untuk segera dilakukan penertiban dan dilakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

Ketiga serapan anggaran yang masih rendah harus ada keseriusan dari pengelola anggaran karena waktunya yang sudah semakin sempit efektif tinggal 3 bulan berjalan dan target akhir tahun anggaran harus minimal capaian target 95 %. Yang ke empat persiapan audit kinerja kepada seluruh ASN di Kanwil Kementerian Agama Prov. Kalbar agar finger print, SKP, CKH, CKB dan SOP serta pelaporan kegiatan untuk segera di tertibkan.

Kelima masalah perpustakaan agar seluruh buku-buku yang ada segera ditertibkan oleh arsiparis dan subbag Informasi dan Humas telah membuat aplikasi perpustaan elektronik. Yang keenam Aset BMN yang masih ditangan pribadi para pemakai yang tidak ada kaitannya dengan kedinasan untuk segera di tarik dan di data dengan baik.

Yang ketujuh, dalam rangka memudahkan layanan pada masyarakat yang cepat,mudah, murah, transparan, pasti dan terjangkau wajib bagi Kanwil Kementerian Agama untuk segera mewujudkkan PTSP ( Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Demikian juga amanah Menteri Agama agar Madrasah– madrasah segera menyiapkan diri untuk menerima pengalihan bantuan SBSN PTKI perlu dialihkan ke Madrasah.

Rapat berlangsung dari pukul 08.30 WIB s.d 11.45 WIB di ruang operation room, diikuti oleh seluruh pejabat eselon 3 dan Subbag di sekretariat Kanwil Kementerian Agama Prov Kalbar. (Sgdh- Humas)

Berita: