Pontianak_Umas. Pada Senin pagi, (10/2) Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah, M.Si, menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan Kunjungan Menteri Agama RI Jenderal TNI (Pur) Fachrul Razi di Kalimantan Barat.

Ridwansyah juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020 yang telah sukses menggelar kegiatan tersebut di Grand Mahkota Hotel Pontianak tanggal 6-7 Februari 2020 yang dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI.

Selain itu Ridwansyah menuturkan bahwa pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil  SKD CPNS di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020 berlangsung dengan tertib aman dan lancar.

“Alhamdulillah saat ini telah memasuki pelaksanaan SKD CPNS hari ke 8 dan  semua berjalan dengan tertib, aman dan lancar” katanya.

Ridwansyah menyatakan bahwa hingga saat ini (saat berita ini diturunkan) dijumlah peserta yang mengikuti SKD CPNS sebanyak 1582 orang dari total peserta untuk tingkat Kanwil Kementerian Agama Prov. Kalbar sebanyak 2376 peserta yang terjadwal, namun terdapat 218 orang yang tidak hadir saat pelaksanaan SKD. Berdasarkan data sementara terdapat 552 peserta yang memenuhi nilai Passing Grade dengan ketentuan nilai ambang batas TWK minimal 65, TIU Minimal 80 dan TKP Minimal 126 poin. “Kita do’akan mudah-mudahan yang lulus dalam SKD CPNS saat ini adalah peserta yang terbaik” harapnya.

Selanjutnya Ridwansyah menegaskan bahwa Proses penerimaan CPNS dilingkungan Kementerian Agama dilaksanakan secara objektif, profesional, dan transparan, oleh karena itu Kakanwil mengingatkan masyarakat agar tidak percaya apabila ada oknum yang menjanjikan sesuatu yang sebenarnya tidak mungkin terjadi karena pelaksanaan SKD CPNS saat ini melalui proses yang sangat teliti dan transparan.

Terkait kedatangan BPK di Kalimantan Barat Ridwansyah menjelaskan bahwa saat ini telah melakukan audit di Kantor Kemenag Kabupaten Sambas, kemudian di STAKat, IAIN dan terakhir di Kanwil Kemenag Prov. Kalbar.

Sehubungan dengan hal tersebut, Ridwansyah berharap Kepala Bidang, Pembimas dan Kasubbag serta ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar agar bertindak koperatif selama BPK berada di Kalbar.

Terkait laporan kegiatan tahun 2019 Kakanwil berharap agar dilengkapi dengan dokumen pendukung sehingga tidak ada permasalahan lagi saat pemeriksaan dokumen. (Ir).