Sebanyak sepuluh SMP di Kota Pontianak menjadi sampel penelitian “Evaluasi Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah”. Penelitian dilakukan oleh Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Informasi terkait hal tersebut disampaikan langsung oleh Pengawas PAI SMP, Syafe’i, S.Ag saat ditemui di Seksi PAI Kantor Kemenag Kota Pontianak, Kamis (1/11/2018).

Menurut Syafe’i, dirinya telah mendampingi salah satu Peneliti Madya, ibu Dr. Hj. Farida Hanun, M.Pd, yang ditugaskan dari Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI untuk pengumpulan data lapangan penelitian. Dikatakan Syafe’i, ada sepuluh sekolah, terdiri atas delapan SMP Negeri dan dua SMP Swasta yang telah mereka kunjungi selama beberapa hari sejak kedatangan Ibu Farida Hanun dari Jakarta pada Senin, 22 Oktober 2018 yang lalu.

Adapun sepuluh sekolah tersebut adalah SMP Negeri 1, SMP Negeri 3, SMP Negeri 5, SMP Negeri 9, SMP Negeri 10, SMP Negeri 12, SMP Negeri 16, dan SMP Negeri 23. Kemudian SMP Swasta Haruniyah Pontianak dan SMP Swasta Bawari Pontianak. Di sepuluh sekolah yang dikunjungi tersebut, selain melakukan wawancara langsung, melihat dokumen terkait Kurikulum 2013, juga menyebarkan angket atau kuesioner yang harus diisi oleh kepala sekolah, Guru PAI, dan siswa.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Penelitian Nomor: 320/BD/P.II.2/TL.02/10/2018 tanggal 8 Oktober 2018, yang disampaikan ke Seksi PAI kantor Kemenag Kota Pontianak beberapa waktu sebelumnya, diketahui bahwa penelitian tersebut bertujuan untuk mengevaluasi program Implementasi Kurikulum 2013 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum.

Evaluasi Implementasi Kurikulum dilakukan untuk mengkaji keterlaksanaan dan dampak dari penerapan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan mata pelajaran PAI di sekolah umum jenjang SMP baik Negeri maupun Swasta. Penelitian dilaksanakan di 10 Provinsi yang tersebar pada 10 Ibu Kota Provinsi di Indonesia. Yakni Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan NTT.*(sumi/ptk)

Berita: