Kalbar_Inmas. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Kalbar akan memberikan tunjangan kepada Guru Non PNS yang usianya 50 tahun keatas. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Drs. H. Syarifendi  saat menyampaikan sambutan pada acara penutupan Rakor Persiapan UN dan UAMBN di Hotel Borneo Jl. Merdeka Barat Pontianak, Selasa (13/2/2018).

Sehubungan dengan hal tersebut, Syarifendi menegaskan agar seluruh Kasi Pendidikan Islam di Kantor Kemenag Kab/Kota segera menyampaikan data guru non PNS tersebut ke Kanwil Kemenag Kalbar. "Segera lengkapi data guru non PNS sesuai dengan ketentuan yang ada untuk segera diusulkan pada tahun ini," jelas Syarifendi.

Selain itu Syarifendi menambahkan bahwa data tunjangan fungsional guru yang belum terbayarkan pada tahun 2017 juga akan diselesaikan tahun ini oleh karena itu, beliau berharap agar data guru tersebut sudah diterima oleh Kanwil Kemenag Kalbar. "Jangan sampai terjadi  lagi pagu minus  pada tahun ini,"  tegasnya.

Pada akhir kegiatan tersebut beliau juga berharap agar para pejabat di Kabupaten/ Kota tidak melakukan usulan mutasi pegawai dipertengahan tahun maupun diakhir tahun, karena hal itu akan mempengaruhi perubahan data yang mengakibatkan terjadinya pagu minus. “Kalaupun ada perpindahan guru, sebaiknya diusulkan di awal tahun sehingga data yang ada tidak menggangu proses pencairannya,” imbuhnya.

Akhirnya dengan mengucapkan “Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin” Kegiatan Rapat Koordinasi dan pelatihan Proktor Ujian Nasional Berbasis Komputer Pada Madrasah Tsanawiyah  dan Marasah Aliyah Tahun 2018 ditutup oleh Kabid Madrasah. (Ir-Inmas)

Berita: