Sebanyak 35 peserta yang berasal dari pengelola pondok pesantren yang berada di kabupaten Kubu Raya mengikuti kegiatan Sinkronisasi, Validasi dan Verifikasi Data EMIS Pondok Pesantren, kamis(3/8). Acara pembukaan dimulai jam sembilan pagi. Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A membuka kegiatan ini secara resmi dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim yang diikuti semua yang hadir.

Kasi Pendis H. Agus Safwan dalam laporan panitia kegiatan mengatakan karena keterbatasan anggaran maka tidak bisa mengundang semua pengelola ponpes yang ada di kubu raya. Sebagaimana diketahui bahwa ponpes di kabupaten kubu raya ini terbesar di antara kab/kota se-provinsi Kalimantan Barat, tuturnya.

Kegiatan ini penting karena pengumpulan data ini by name by address. Data ini akan ditelaah dan validasi kebenarannya, ungkapnya. Beliau juga meminta untuk menyampaikan data apa adanya alias jujur, karena saat ini sistem berbasis online, tutupnya.

Ja’far A dalam sambutannya mengatakan meluruskan apa yang disampaikan Kasi Pendis Agus Safwan, data yang jujur ini adalah modal awal untuk kita kelola ponpes yang berjumlah sekitar 68. Hal ini dapat memberikan kita wawasan dan informasi. Untuk pemerintah akan memberikan kemudahan dalam pemberian bantuan yang tepat sasaran, ungkapnya.

Ponpes adalah harapan negeri ini. Sayangnya untuk Kubu Raya ini tidak ada Ponpes yang menjadi ikon yang dapat mewakili Kalimantan Barat, katanya sedih. Negeri ini hadir berkat ponpes, ponpes itu model pendidikan Indonesia, katanya mengapresiasi.

(Bond/KKR)

Berita: