BENGKAYANG_Ahad (3/6) hampir disetiap masjid/surau diseluruh Indonesia sebelum melaksanakan sholat tarawih dan setelah sholat ‘Isya berjamaah biasanya ada penyampaian tausiyah atau biasa lebih dikenal dengan kultum (kuliah tujuh menit). Begitu juga dengan Masjid Agung Syuhada Bengkayang, kultum rutin dilaksanakan selama bulan Ramadhan dengan penyampai materi kultum berbeda-beda setiap harinya.

Pada malam kesepuluh pertama di Bulan Ramadhan ini, di Masjid Agung Syuhada Bengkayang Kepala kantor Kementerian Agama Bengkayang H. Mi’rad,S.Ag menyampaikan tausiyah/kultumnya. Dikesempatan yang singkat itu, H. Mi’rad menyampaikan sosialisasi tentang aturan terbaru bagi calon jemaah umroh dan haji khusus. Namun sebelum itu, beliau menghimbau kepada jamaah sholat tarawih di Masjid Agung Bengkayang agar yang belum melaksanakan haji, dan mempunyai kelebihan rezeki  agar segera mendaftarkan diri/keluarga untuk melaksanakan ibadah yang termasuk ke dalam rukun Islam tersebut. Karena semakin lama dan menunda-nunda mendaftar maka akan semakin lama berangkatnya. Daftar tunggu Haji Reguler untuk Kabupaten Bengkayang telah masuk 10 tahun, jika berangkat tahun 2017 ini maka akan berangkat pada tahun 2027 mendatang. “Masyarakat Bengkayang yang punya kesempatan dan kelapangan rezeki maka segeralah mendaftar,” ujarnya.

H. Mi’rad juga tak lupa menyampaikan aturan baru calon Jemaah umroh dan haji khusus yang mana kini, pada saat akan mengurus paspor di Kantor Imigrasi, jemaah harus mendapatkan rekomendasi dari Kankemenag Kabupaten/Kota. Rekomendasi tersebut adalah persyaratan tambahan yang diminta oleh pihak imigrasi dan Kankemenag. Rekomendasi tersebut hanya akan diberikan kepada calon jemaah yang berangkat dari Penyelenggara Perjalalan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terdaftar resmi di Kementerian Agama. (Akhzari)

Berita: